EDITOR : PUTU DYAH

31 Agustus 2016, 16:10 WIB

INGGRIS

Di tengah keramaian publik London, Keith menarik perhatian orang-orang. Kakek ini duduk di atas sebuah alat berbentuk aneh yang disebut Ibot. Sekilas Ibot terlihat seperti kursi roda pada umumnya. Tapi alat ini cuma ditumpu dengan dua roda, bukan empat roda.

Keith adalah satu dari dua orang di Inggris yang memiliki inovasi kursi roda buatan Dean Kamen. Sebenarnya Ibot dilengkapi enam roda yang bisa ‘dilipat’ sesuai kebutuhan. Jadi pergerakan utamanya lewat dua roda yang ada di bagian belakang. Dengan sistem ini, posisi pengguna kursi roda bisa sejajar dengan orang pada umumnya. Jadi saat berinteraksi dengan orang normal, kaum difabel tidak perlu tengadah. Sementara orang lain nggak perlu menunduk.

Bentuk Ibot bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. (Foto: NET CJ)

Roda Ibot didesain khusus untuk menembus medan sulit seperti jalanan berpasir dan berkerikil. Pengguna kursi roda ini juga bisa mengaturnya untuk menaiki dan menuruni anak tangga. Saat berdiri, Ibot dapat digoyang ke depan, ke belakang dan bahkan berdiri sampai 180 derajat.

Ibot dijual dengan harga $ 25 ribu atau sekitar Rp 340 juta. Harganya dinilai terlalu mahal untuk kaum difabel. Walaupun unik, kursi roda yang rilis tahun 2009 ini sudah tidak diproduksi lagi. Ibot dianggap gagal karena hanya bisa dipakai melalui resep dokter. Penggunanya juga harus melalui sertifikasi khusus sebelum memakai Ibot.

NET CJ: Ade Sudaya 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments