EDITOR : DEWI RACHMAYANI

29 Agustus 2016, 09:45 WIB

KOTA BOGOR, INDONESIA

Makanan tradisional yang terbuat dari singkong, getuk, sekarang tampilannya lebih modern, di dalam kemasan instan!

Ide ini, diusung 5 mahasiswa Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat. Gak cuma getuk, mereka juga menciptakan minuman sereal yang terbuat dari singkong. Getuk instan karya mereka disebut Tukku, singkatan dari getukku.

Membuat Tukku, gampang. Singkong mereka giling menggunakan mesin. Setelah itu adonan getuk pun dibuat, dicampur gula, garam dan margarin. Lalu diproses lagi dengan mesin hingga menjadi bubuk.

Bubuk Getuk (NET/ Dedi Jumhana)

Sementara buat kamu sebagai konsumen, bikinnya lebih gampang lagi. Cukup tambahkan air hangat ke dalam bubuk getuk, diamkan selama 2 hingga 3 menit. Setelah itu bubuk yang sudah bercampur air, bentuk hingga menyerupai getuk, lalu taburi dengan kelapa parut kering yang juga tersedia di dalam kemasan. Getuk pun siap dinikmati!

Siap santap (NET/ Dedi Jumhana)

Getuk instan sudah ada di sejumlah supermarket, harganya 20 ribu rupiah. Untuk minuman sereal singkong, harganya 10 ribu rupiah. Rencananya juga akan diekspor ke berbagai negara di Asean. “Selama ini kita tahu bahwa pengelolaan makanan tradisional masih sangat sederhana. Oleh karena itu kami ingin memberikan sentuhan teknologi agar jajanan tradisional kita itu citra produknya menguat sampe ke kancah global,” tutur salah seorang penciptanya, Indra Purnomo.

Indra Purnomo-kanan (NET/ Dedi Jumhana)
Getuk instan (NET/ Dedi Jumhana)

Di zaman modern, makanan tradisional terus mempercantik diri agar rasa mereka yang enak, bisa terus dinikmati oleh masyarakat, termasuk anak muda. Tentunya, dalam kemasan praktis yang kekinian.

DEDI JUMHANA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments