EDITOR : DEWI RACHMAYANI

29 Agustus 2016, 07:05 WIB

THAILAND

“Mereka datang!" teriak salah satu anggota keluarga Sirimaha.

 

Ia memberi peringatan untuk anggota keluarganya yang lain. Tak lama, sekitar 20 ekor gajah datang. Mereka gajah-gajah liar kelaparan. Bagi gajah-gajah ini, ladang keluarga Sirimaha dan keluarga-keluarga lainnya di Chantaburi, Thailand, gak ubahnya tempat bagi mereka untuk pesta makan.

Melawan, sering dilakukan keluarga Sirimaha. Namun, melawan mamalia darat terbesar di dunia, tentu bukan pekerjaan gampang. Korban luka, korban tewas, sering jatuh di kedua pihak. Saat gajah datang, kawanan ini tak hanya melahap tanaman di ladang, gajah juga kerap merangsek ke area rumah. "Gajah datang di tengah malam, mereka datang sampai ke rumah. Mereka menggedor pintu dan jendela, mereka merusak benda-benda yang ada di luar rumah," tutur Dararath Sirimaha.

Tentu bukan hidup yang tenang bagi keluarga Sirimaha dan tetangganya. Terlebih, kala gajah juga kerap sambangi mereka di siang hari.

Gajah merusak rumah warga, merusak ladang warga, tentu  bukan mau mereka. Mereka hanya hewan-hewan yang gak tau lagi harus mencari makan ke mana. Hutan yang memberikan mereka rumah dan makanan, rusak dirambah manusia.

 

Di sisi lain, ladang juga sumber makanan manusia. Mempertahankan ladang dan mengusir gajah jadi pilihan yang harus diambil warga Chantaburi. Dan kini, warga dibimbing pengelola Taman Nasional Thailand, punya cara baru untuk menghalau gajah. Uniknya, mereka dibantu hewan yang ukurannya jauh lebih kecil dari gajah, lebah!

 

Ide mengusir gajah dengan lebah diambil dari hasil penelitian Universitas Oxford, Inggris. Peneliti-peneliti di kampus ini menemukan bahwa gajah takut sama lebah! Selama 2 tahun, peneliti Oxford menempatkan sarang lebah di sepuluh areal persawahan. Hasilnya, hanya satu gajah yang berani menerobos, selebihnya? Balik kanan!

 

Bertahun-tahun, petani-petani di Afrika Selatan berhasil menghalau gajah dengan teknik ini. Dan sekarang, Thailand mencoba resep ini di negara mereka.

Sarang lebah sengaja ditempatkan mengelilingi ladang.“Normalnya sarang lebah kami taruh di tanah tapi kali ini kami gantungkan mereka sejajar dengan mata gajah,” kata Jirachai Arkajag, peneliti dari Taman Nasional Thailand.

Tiap sarang lalu dihubungkan dengan tali untuk membentuk pagar. Saat gajah mencoba masuk, tali akan tersenggol. Ini menyebabkan sarang lebah bergoyang dan keluarnya lebah untuk menyerang gajah.

Hasilnya, gajah-gajah berlarian meninggalkan ladang. Momen saat gajah berusaha memasuki ladang dan membangunkan kawanan lebah, terekam oleh camera trap tahun lalu.  Ini videonya.

 

 

Cara ini dianggap terbaik untuk saat ini karena tidak melukai gajah dan efektif mengusir gajah. Sejauh ini, cara ini juga berhasil bagi keluarga Sirimaha. Saat beberapa bulan lalu mereka memasang pagar lebah, mereka telah berhasil menghalau 7 serangan gajah.  “Saya sudah melihat sendiri ini berhasil. Mereka datang, 20 ekor gajah tapi mereka lari dan tidak kembali lagi,” tutur salah satu anggota keluarga Sirimaha.

Gak cuma ladang aman dari gajah, keluarga Sirimaha juga dapat keuntungan lain, yaitu madu! Tentu ini jadi penghasilan tambahan untuk petani-petani di Chantaburi.

Menghalau gajah dengan lebah, untuk pertama kalinya di Thailand diperkenalkan di Chantaburi. Dari Chantaburi, rencananya akan diterapkan juga di wilayah-wilayah lain di negeri ini.

APTN

 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments