hero
Tentara Filipina menggelar operasi militer di Provinsi Sulu. (Reuters)

EDITOR : FIRZA ARIFIEN

27 Agustus 2016, 11:30 WIB

FILIPINA

Otoritas Filipina mengumumkan jika belasan anggota kelompok Abu Sayyaf tewas dalam baku tembak dengan aparat keamanan setempat. Sedikitnya terdapat 11 anggota Abu Sayyaf yang tewas, seperti yang disampaikan Otoritas Filipina pada Jumat malam, 26 Agustus 2016.

“Operasi rutin untuk menghadapi kelompok Abu Sayyaf ini akan terus dilakukan. Kami juga berupaya membebaskan para sandera, termasuk satu warga lokal yang disandera Jumat lalu,” ujar Rodrigo Gregorio, Juru Bicara Angkatan Bersenjata Filipina di Sulu.

Polisi dan tentara Filipina terus menggempur wilayah yang dikuasai kelompok Abu Sayyaf di pegunungan Patikul Provinsi Sulu. Salah satu yang tewas dalam operasi ini adalah pimpinan kelompok yang menculik warga Kanada dan Norwegia beberapa waktu lalu. 

Polisi dan tentara sejauh ini masih mencari sandera yang tersisa. Pengerahan pasukan besar-besaran ini merupakan serangan balasan atas terlukanya 17 pasukan keamanan Filipina dalam operasi sebelumnya.

Jumat lalu, kelompok Abu Sayyaf pimpinan Muamar Askali mengeksekusi remaja Filipina berusia 18 tahun, Patrick James Almodovar, karena tebusan yang diminta melewati tenggat penyerahan. Saat itu, Presiden Filipina Rodrigo Duterte tidak mau berkompromi dengan para penculik dan lebih memilih mengerahkan pasukan untuk menghabisi kelompok ini. 

REUTERS

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments