hero
Sumber: Pixabay

EDITOR : AULIA RAHMAT

26 Agustus 2016, 11:16 WIB

ACEH, INDONESIA

Gubernur Aceh, Zaini Abdullah menyerahkan surat keputusan cuti melahirkan selama enam bulan perdananya kepada PNS Aceh.

Keputusan ini diambil agar hak eksklusif Air Susu Ibu untuk bayi dapat tuntas dipenuhi selama enam bulan.

"Kita berikan untuk membantu ibu. Pergub ini menjelaskan cuti enam bulan. Sebelumnya tiga bulan tapi kita tambah," ujar Gubernur Aceh, Zaini Abdullah.

Keputusan yang termaktub dalam Peraturan Gubernur Aceh no 49 tahun 2016 ini dibuat untuk menyiapkan generasi Aceh yang berkualitas di masa mendatang. Ia juga mendorong agar aturan ini diikuti oleh provinsi lain di Indonesia.

"Sebenarnya ini masih kurang. Mudah-mudahan bisa diikuti oleh provinsi lain di Indonesia," tambah mantan Menteri Kesehatan Gerakan Aceh Merdeka ini. 

Salah seorang yang beruntung menerima keputusan ini adalah Yenni Linda Yanti. Ia adalah seorang PNS yang bekerja di Dinas Kesehatan Provinsi Aceh. 

"Terimakasih Pak Gubernur sudah memberikan cuti perdana kepada saya selama enam bulan sehingga saya bisa memberikan ASI kepada anak saya," ungkap Yenni.

Pergub Aceh no 46 tahun 2016 mengatur tentang kesehatan ibu dan anak. Tidak hanya memberikan waktu rehat untuk ibu melahirkan. Cuti selama tujuh hari sebelum dan sesudah istri melahirkan juga diberikan kepada ayah.

Cuti enam bulan melahirkan memang baru diberlakukan kepada PNS di Provinsi Aceh. Namun Gubernur juga mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Aceh untuk memberikan cuti sesuai dengan peraturan perusahaan dan perjanjian kerja kepada para karyawannya.

Pergub ini juga mewajibkan perkantoran dan sarana umum menyediakan ruang khusus untuk menyusui dan memerah Air Susu Ibu.

MUNANDAR SYAMSUDDIN 

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments