hero

EDITOR : FIRZA ARIFIEN

24 Agustus 2016, 19:10 WIB

SUMENEP, INDONESIA

Panjangnya daftar tunggu calon jemaah haji di Indonesia, membuat masyarakat mencari cara lain agar dapat segera berangkat haji. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh 177 calon jemaah Indonesia yang berangkat berhaji menggunakan kuota jemaah Filipina. Ujungnya, para calon jemaah haji tersebut ditahan oleh pihak imigrasi Filipina karena dokumen perjalanannya bermasalah.

Jangan kaget juga, jika di Indonesia kini daftar tunggu calon jemaah haji bisa mencapai puluhan tahun. Seperti di Sumenep, Jawa Timur, kini daftar tunggu haji mencapai 24 tahun. Karena itu pula, para pendaftar ibadah haji usinya semakin muda. Di Sumenep, bahkan ada balita yang sudah didaftarkan haji oleh orang tuanya.

“Ada yang daftar usia 3 tahun, yang masih digendong. Hanya namanya kita gak tahu, soalnya sudah agak lama. Kalau antrean di Sumenep 24 tahun,” kata Kasi Haji dan Umrah Kementerian Agama Sumenep Abdul Aziz.

Untuk memangkas semakin panjangnya antrean, Kementerian Agama Sumenep membuat kebijakan baru. Usia minimal pendaftar haji yaitu 12 tahun, sesuai Peraturan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2015.

“Ini regulasi baru. Sebelumnya itu masih bisa, yang penting punya akte, siapa pun boleh daftar,” jelas Abdul Aziz.

Namun, ada pengecualian bagi pendaftar usia di bawah 12 tahun, yang datanya sudah masuk sebelum terbitnya regulasi baru ini. Mereka bisa berangkat haji sesuai daftar tunggu yang telah ditetapkan. 

Ainur Rafiki salah satu yang beruntung. Anak berusia 9 tahun ini sudah mendaftar ibadah haji bersama orang tuanya pada Januari 2015 lalu. Saat itu, peraturan batas usia minimal 12 tahun belum diterapkan.

“Mau ikut bapak dan ibu naik haji. Katanya 24 tahun lagi,” ucap Rafiki dengan wajah polosnya.

Di Sumenep, peminat haji yang usianya masih belia sangat tinggi. Selain anak usia sekolah, tak sedikit balita yang sudah didaftarkan oleh orang tuanya untuk menunaikan ibadah ke tanah suci. Tujuannya, agar agar anak-anak tersebut tidak perlu lagi mengantre panjang untuk mendaftar ibadah haji saat mereka menginjak usia dewasa.

DIDIK SETIA BUDI 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments