hero

EDITOR : DEWI RACHMAYANI

14 Agustus 2016, 09:10 WIB

KAB. BANYUMAS, INDONESIA

Ulang tahun negeri kita sebentar lagi, semangatnya sudah terasa di mana-mana. Gak cuma lingkungan rumah yang ramai berhias bendera dan gapura 17-an, industri batik juga gak mau kalah.

Seorang perajin batik di Banyumas, Jawa Tengah, Slamet Hadi Priyadi, khusus membuat batik tulis tema kemerdekaan. Motif batiknya ada yang tentang upacara bendera, juga perlombaan khas 17-an. Di batik perlombaan 17-an, ada gambar orang sedang lomba makan kerupuk, panjat pinang, balap kelereng sampai gebuk bantal.

Slamet sengaja gak buat banyak, hanya 10 lembar kain, "Tahun ini kita bikin 10 potong, ada dua motif, satu lomba-lomba dan satu motif upacara. saya buat sedikit karena 17-an hanya satu momen yang tak lama, sengaja saya bikin eksklusif."

Untuk membuat tiap lembar kain, Slamet butuh waktu sekitar 2 bulan, mulai dari desain hingga jadi selembar kain. Harganya 700 ribu sampai 2 juta rupiah per lembar. Karya unik Slamet, laris diburu konsumen. “Bagus, unik, kreasi baru juga, bisa dikoleksi,” komentar salah seorang pembeli, Sulis.

Motif langka seperti ini memang biasanya diburu pelanggan untuk dikoleksi, dan Slamet cukup jeli melihat peluang ini. Lewat batiknya, Slamet ikut meriahkan momen 17-an, sekaligus mendapat rupiah.

BAYU NUR SASONGKO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments