hero

EDITOR : FIRZA ARIFIEN

8 Agustus 2016, 11:55 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan Liberty Sitinjak penuhi panggilan Badan Narkotika Nasional, pada Senin pagi, 8 Agustus 2016. Liberty datang untuk memberikan keterangan terkait pengakuan terpidana mati Freddy Budiman, yang ditulis oleh Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar. 

“Pak menteri memerintahkan saya untuk menghadiri panggilan ini. Mungkin BNN akan menanyakan hal yang penting. Kita harus membantu BNN,” kata Mantan Kalapas Nusakambangan Liberty Sitinjak.

Dalam tulisan Haris Azhar, mantan Kalapas Nusakambangan itu disebut sempat mendapat tekanan dari oknum BNN untuk mencopot kamera pengawas di sel milik Freddy Budiman. BNN akan mengkonfirmasi hal tersebut kepada Liberty Sitinjak.

Haris Azhar sebelumnya mengaku mendapat informasi dari Freddy Budiman soal keterlibatan oknum BNN dalam memuluskan bisnis narkobanya. Dalam tulisan tersebut, Haris mengungkap soal uang suap ratusan miliar rupiah yang diberikan oleh Freddy Budiman kepada oknum BNN. Ujungnya, Haris dilaporkan oleh BNN, TNI dan Polri atas pencemaran nama baik.

BACA JUGA:

Polisi Siap Damai dengan Haris Azhar?

BNN Laporkan Haris Supaya Ada Legalitas

John Kei dan Kalapas Nusakambangan, Saksi Kunci Cerita Haris Azhar

Ucapan Freddy ke Haris Azhar Diragukan Polisi

CHELZEA VERHOEVEN | ARISTIO RUSMANA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments