hero

EDITOR : FIRZA ARIFIEN

4 Agustus 2016, 13:25 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso membuka alasan BNN melaporkan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar ke Bareskrim Polri. Menurut Buwas, hal itu dilakukan agar ada legalitas hukum.

“Supaya ada legalitas, bukan bermaksud agar Haris jadi tersangka. Sekarang terlapor dia. Walaupun saudara Haris sudah kooperatif terhadap BNN, tetap harus kita tuangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP),” kata Komjen Budi Waseso, pada Kamis, 4 Agustus 2016.

Untuk kepentingan penyelidikan internal BNN, Buwas juga meminta agar Haris memberikan informasi dan bukti-bukti terkait ucapan yang disampaikan oleh terpidana mati Freddy Budiman kepadanya.

“Secara internal akan kita dalami dan kita harap bisa mendapatkan fakta-fakta,” tambah Buwas.

Jika nanti BNN bisa memperoleh fakta atas omongan Freddy Budiman kepada Haris, Buwas tak segan bertindak tegas. Sanksi berat akan dijatuhkan kepada personel Badan Narkotika Nasional jika terbukti melanggar.

BNN melaporkan Haris atas tuduhan mencemarkan nama baik institusi dan menyebarkan fitnah. Haris mengaku, jika Freddy bercerita, ada oknum BNN yang menerima suap hingga sebesar Rp 450 miliar untuk memuluskan bisnis narkobanya.

Selain BNN, Polri dan TNI juga turut melaporkan Koordinator KontraS Haris Azhar dengan tuduhan yang sama. 

NOVA YULHENDRI

 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments