hero

EDITOR : DEWI RACHMAYANI

4 Agustus 2016, 11:05 WIB

INGGRIS

Lagi makan sama keluarga di restoran, tangan tetep sibuk mainin handphone. Lagi ngopi di café bareng teman, mata tetep aktif melototin media sosial satu persatu.

Kamu familiar dengan kondisi ini?

APTN

 

Jika ya, kamu gak sendirian. Di era modern, handphone memang penting banget. Tapi, telepon genggam juga bisa sangat mengganggu dan bikin kecanduan. Dalam sehari, entah berapa kali kita menengok hp untuk ngecek email, balas WhatsApp, atau sekadar lihat-lihat Facebook, Instagram, Path dan media sosial lainnya.

APTN

 

Gak cuma di Indonesia, fenomena ini juga terjadi di negara lain, termasuk Inggris.

Seorang pemilik bar, Steve Tyler memasang sangkar Faraday di barnya, Gin Tub. Sangkar Faraday adalah sebuah wadah tertutup yang terbuat dari logam. Logam ditempel di atap dan dinding, menutupi area bar. Fungsinya, menangkis sinyal telepon keluar dan memasuki gedung. Nama Faraday diambil dari Michael Faraday, ilmuwan Inggris penemu listrik.

Tyler punya alasan sendiri kenapa ia sengaja membuat pelanggannya susah menggunakan telepon seluler mereka, “Saya hanya ingin orang menikmati malam mereka dengan berkumpul tanpa diganggu telepon genggam. Jadi daripada meminta mereka untuk tidak menggunakan telepon, saya memilih membuat telepon mereka jadi tidak bisa berfungsi.”

Steve Tyler (APTN)

 

Kalau kamu pikir ide ini membuat barnya sepi pelanggan, kamu keliru. Ternyata banyak pelanggan suka ide Tyler. “Menurut saya ini brilian. Karena jujur saja, kita semua terlalu banyak menghabiskan waktu dengan telepon kita,” kata salah seorang pengunjung.

Pengunjung-pengunjung lain juga berpikir sama. Mereka menyukai sangkar Faraday karena berhasil memaksa mereka benar-benar ngobrol dengan orang yang menemani mereka di tempat itu.

Pengunjung Gin Tub (APTN)

 

Hukum terkait memblokir sinyal telepon masih samar di Inggris. Disebut ilegal kalau menghalangi sinyal menggunakan perlengkapan elektronik. Namun yang digunakan sangkar Faraday hanyalah logam. “Sangkar Faraday posisinya berada di tengah antara legal dan ilegal,” kata David Stupples, profesor sistem elektronik dan radio di City University, London.

Gin Tub bukan satu-satunya yang menggunakan sangkar Faraday. Bar, cafe dan restoran di seluruh dunia menggunakan cara yang sama untuk memaksa orang berpaling dari telepon genggam dan benar-benar terkoneksi dengan orang yang ada di sekitar mereka.

APTN | BBC

 

 

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments