hero
Bang Monas, Maskot Baru Jelang Pemilihan Gubernur DKI Jakarta\ kpujakarta.go.id

EDITOR : REZA ADITYA

30 Juli 2016, 20:30 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta meluncurkan maskot pemilihan kepala daerah tahun 2017. Maskot itu diberi nama Abang dan None Monas (Monumen Nasional). Maskot diciptakan oleh Ikhsan Dwiono, salah satu kontestan yang juga pemenang dalam sayembara pencarian maskot KPU Jakarta sejak 20 April 2016 lalu.

Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno, mengatakan terdapat makna filosofis dari maskot itu. "Ada tiga perpaduan secara filosofis, tiga nilai utamanya adalah modernitas, nilai lokal dan nilai demokrasi," kata Sumarno kepada NET.Z, saat dihubungi, Sabtu, 30 Juli 2016.

Maskot ini bersketsa  Monas yang dibalut dengan kebaya dan busana khas Betawi dengan membawa kotak dan surat suara. Sumarno mengatakan modernitas dicerminkan dari sketsa Monumen Nasional yang telah menjadi ikon Kota Jakarta modern dan metropolis. Sedangkan nilai lokal dicerminkan dengan karakteristik busana Betawi yang merupakan nilai budaya khas Jakarta.

Untuk sketsa kotak dan surat suara mencerminkan nilai demokrasi. Tambahan atribut ajakan kepada warga Jakarta untuk memilih Gubernur demi masa depan Ibu Kota. "Nilai-nilai itu berakulturasi menjadi sebuah mozaik demokrasi yang akan memperkokoh nilai-nilai demokrasi di ibu kota," kata dia.

Dia berharap maskot ini bisa menginspirasi seluruh warga Jakarta untuk memilih pemimpinnya pada tanggal 15 Februari 2017 yang akan datang.

 

Sumarno mengatakan maskot ini berbeda dengan yang sebelumnya pada pemilihan kepala daerah tahun 2012. Perbedaannya adalah maskot tahun ini sengaja dibuat berpasangan. "Yaitu Abang dan None, di dalamnya terkandung pesan agar laki-laki dan perempuan menyuarakan suaranya untuk Jakarta."

Tahun 2012 lalu, maskot pemilihan kepala daerah DKI Jakarta disketsakan karakter Elang Bondol. Spesies burung elang yang menjadi ikon Jakarta setelah Monas.

Selain itu, Sumarno juga berharap dengan adanya Abang dan None Monas ini, tingkat dan partisipasi warga Jakarta pada pemilihan Gubernur (Pilgub) nanti akan meningkat. "Targetnya setidaknya 75 persen," kata dia.

KPU, kata dia, juga sudah rangkaian persiapan jelang pilgub 2017. Seperti yang dilakukannya hari ini di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Sumarno memberikan konsolidasi akbar penyelenggaraan pilgub 2017. Dia bahkan membentuk  Badan Ad Hoc Penyelenggara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tingkat kecamatan serta kelurahan.

Tahapan jelang Pilgub 2017\kpujakarta.go.id

 

Rincian bagian dari Badan Ad Hoc itu melingkupi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS). Semuanya melibatkan 1.954 orang personel. 

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad berharap pilgub 2017 nanti berjalan dengan lancar. Dia juga menilai konsolidasi yang dilakukan KPU Jakarta dengan mengumpulkan seluruh panitia penyelenggara ini untuk meminimalisir adanya kecurangan saat pilgub 2017.

"Yang paling penting karena nanti masyarakat menilai," kata dia. "Kalau setiap hari kelihatan penyelenggara dan tim sukses bisa mempengaruhi kepercayaan publik biarlah dia bekerja dengan netral independen, biarkan mereka bekerja hingga selesai tugasnya."

REZA ADITYA | FIKA APRINA

4

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments