hero
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Armanatha Nasir. (NET.Z/Wisnu)

EDITOR : TITO SIANIPAR

29 Juli 2016, 15:25 WIB

INDONESIA

Tiga dari empat terpidana mati yang dieksekusi Kejaksaan Agung adalah warga negara asing. Meski begitu, pemerintah yakin bahwa eksekusi warga asing itu tidak akan mempengaruhi hubungan bilateral.

"Kami tekankan bahwa ini tidak bertentangan dengan rezim hukum internasional,"  kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Armanatha Nasir, Jakarta, 29 Juli 2016. "Hukuman mati di tingkat nasional tidak melanggar undang-undang yang terkait dengan hak hidup manusia," imbuh dia.

Keempat terpidana mati yang dieksekusi adalah Freddy Budiman (Indonesia), Mikael Titus Igweh (Nigeria), Humphrey Ejike alias Doctor (Nigeria), dan Seck Osmane (Senegal). 

BACA JUGA:
Ini Empat Terpidana yang Dieksekusi Mati
Ini Alasan Jaksa Agung Menunda Eksekusi 10 Lainnya
Penuh Pro dan Kontra, Eksekusi Mati Tahap III Tetap Dilakukan
Ambulans Bawa Peti Mati ke Nusa Kambangan

Tata, panggilan Armanatha Nasir, yakin eksekusi terhadap warga Nigeria dan Senegal itu tidak akan mempengaruhi hubungan bilateral mereka dengan Indonesia. "Kami selalu menghormati hukum negara lain dan kita berharap agar negara lain juga menghormati hukum di negara kita."

Eksekusi terhadap ketiga orang asing itu, tambah Tata, sudah melalui prosedur yang sebenarnya. "Semua hak hukum mereka sudah diberikan. Sudah exhausted," kata Tata. 

Meski begitu, Indonesia tetap menghargai jika dunia Internasional menyampaikan kritik atas apa yang dilakukan pemerintah. "Hak dari negara lain untuk menyampaikan pandangannya tapi ini merupakan hukum nasional yang ditegakkan," pungkas Tata.

Sebelumnya, Amnesty International mengkritik kebijakan Indonesia yang masih menerapkan hukuman mati karena dinilai bertentangan dengan hak asasi manusia. "Eksekusi mati bukanlah cara yang ampuh untuk menangani kejahatan narkotika," kata Deputi Direktur Amnesty Internasional untuk Asia Tenggara dan Pasifik Josef Benedict.

WISNU ADI NUGROHO | ANJANA DEMIRA

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments