hero
Gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama di kantor Relawan Teman Ahok di Pejaten, Jakarta Selatan. (NET/Cindy)

EDITOR : OCTOBRYAN

28 Juli 2016, 00:45 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akhirnya memutuskan untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta menggunakan partai politik dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI 2017. Deklarasi itu dilakukan dalam acara halal bihalal di kantor Relawan Teman Ahok, Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu, 27 Juli 2016.

Baginya, maju melalui partai politik ataupun independent bersama Teman Ahok sama saja.

Ahok sangat menghargai keputusan partai politik yang mendorongnya maju dalam pencalonan Pilgub DKI Jakarta. Keseriusan parpol dibuktikan dengan pembuatan surat pernyataan dukungan yang dibuat dalam waktu yang sangat singkat.

Namun disisi lain, Ahok juga mengatakan bahwa dirinya masih membutuhkan Teman Ahok untuk bersama berjalan dalam proses Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang.

"Partai dan Teman Ahok saling mendukung keputusan ini," ujarnya.

Juru Bicara Teman Ahok Amalia Ayuningtyas mengatakan, kendaraan partai dan kendaraan yang dirakit oleh Teman Ahok memiliki tujuan sama yakni mendukung Basuki Tjahaja Purnama melanjutkan tugasnya membenahi Jakarta pada periode 2017-2022.

Diungkap Amalia, Teman Ahok tidak anti parpol. Tujuan Teman Ahok, lanjut dia, adalah untuk menunjukkan bahwa suara rakyat bisa bergerak jika parpol tidak mendengar.

"Karena kemarin tak ada partai pengusung. Maka kami inisiatif jalur independen dengan harapan pak ahok bisa maju tanpa hutang politik," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Yorrys Raweyai, partainya tidak akan ikut campur terkait siapa yang akan mendampingi Ahok nanti.

"Soal wakil, tadi kita udah serahkan kepada beliau," Jelasnya.

Mengenai siapa yang akan menjadi pendamping Ahok, Partai Golkar akan menyerahkan sepenuhnya kepada Ahok. Bisa saja dengan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta Heru Budi Hartono, atau Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.

"Silakan saja bila ada parpol lain yang mau gabung," tambahnya.

Deklarasi itu pun dihadiri Elite politik antara lain Ketua Korwil Partai NasDem DKI Victor Laiskodat, Ketua DPD Hanura Jakarta Mohamad Sangaji, Elite Golkar seperti Ketua DPD Jakarta Fayakhun Andriadi,  Agun Gunandjar Sudarsa, hingga Nusron Wahid. Teman Ahok hadir lengkap, termasuk Amalia Ayuningtyas dan Singgih Widyastono.

OCTOBRYAN | CINDY MELODY

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments