EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

28 Juli 2016, 16:30 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Barang-barang rongsokan yang ada di sekitar kamu siapa sangka bisa jadi furnitur bernilai seni tinggi. Misalnya, sekat ruangan dari susunan botol bekas atau roda bekas sepeda yang dijadikan meja kerja dan hiasan dinding. Nah, salah satu limbah bekas yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan ruangan adalah tong atau drum. Arsitek Rudi Roesli menyulap tong bekas menjadi furnitur kece yang usefull seperti diambil dari DSign NET berikut ini.

Sekat Ruangan

(DSign NET)

Pembuatan partisi atau sekat ruangan dari tong bekas sebenarnya tidak terlalu rumit. Tong-tong bekas obat ini dibersihkan terlebih dahulu, kemudian disusun secara rapi sesuai dengan desain yang kamu inginkan. Untuk memperkokoh susunannya, tong tersebut diberikan mur dan baut pada aluminiumnya sehingga tong mudah dibentuk. Nilai artistik dari tong ini ternyata bisa menjadi point of view dari sebuah kantor ataupun ruangan.

Sofa Cantik

(DSign NET)

Tidak hanya dijadikan partisi, tong bekas juga bisa dijadikan sebagai furnitur lain seperti sofa unik. Tong-tong disusun membentuk pola tertentu kemudian ditempelkan ke salah satu sudut ruangan. Setelah itu baru ditambahkan kerangka yang terbuat dari pipa bekas yang dicat sesuai selera. Kerangka yang sudah terbentuk kemudian diberikan kayu serta bantalan sofa sebagai dudukannya. Hasilnya, tong bekas membentuk sofa cantik yang siap digunakan.

Meja Kerja

(DSign NET)

Selain dijadikan sebagai tempat duduk, tong bekas juga bisa dijadikan meja kerja. Caranya sangat mudah, cukup dengan membagi tong menjadi dua bagian kemudian tambahkan kaca pada bagian atas tong. Agar meja tong bisa berdiri kokoh, tambahkan kaki-kaki yang terbuat dari besi dengan ukuran yang telah disesuaikan.

Loker dan Rak Buku

(DSign NET)

Loker dan rak buku menjadi suatu kebutuhan di sebuah kantor. Untuk menampilkan sisi ruang kerja yang dinamis pada tampilan loker dan rak buku, bisa dengan menggunakan tong bekas. Pertama tong dipotong menjadi dua bagian, kemudian ukur diameternya. Setelah diketahui ukurannya baru kemudian ditambahkan kayu sebagai tatakan, gunakan juga kaca sebagai penutupnya. Sangat simple kan? Selamat mencoba!

DSIGN NET

 

 

5

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments