hero
Alat berat membersihkan sisa lumpur bandang. (NET/Iman)

EDITOR : TITO SIANIPAR

26 Juli 2016, 13:15 WIB

BANTEN, INDONESIA

Ratusan personil yang tergabung dari TNI, Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pandeglang kesulitan membersihkan material lumpur sisa banjir bandang yang terjadi di daerah wisata pantai Carita. Kesulitan terjadi lantaran minimnya alat berat yang diturunkan ke lokasi kejadian.

“Kendala memang kami butuh alat dump truck yang banyak karena tempat pembuangan jauh jadi mengurangi pergerakan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, Doni Hermawan, saat meninjau lokasi, Selasa, 26 Juli 2016.

Meski pemerintah daerah Pandeglang telah menurunkan lima alat berat, namun masih juga tidak cukup untuk mengangkat lumpur sisa banjir bandang kemarin. Apalagi, lumpur sisa banjir itu telah mengendap setebal 50 centimeter dan menutup jalan sepanjang satu kilometer.

Doni mengatakan pembersihan ini menjadi prioritas dari pemerintah Pandeglang. Musababnya, lokasi bekas banjir merupakan  jalur utama wisata menuju pantai Carita dan akses utama warga. “Dari pemerintah kami mengarahkan membereskan jalur  untuk pariwisata karena belum tuntas, sambil berjalan logistik juga kita drop,” kata dia.

Banjir bandang di daerah wisata pantai Carita terjadi pada Senin dini hari kemarin. Air deras beserta lumpur diduga berasal dari Gunung Aseupan. Penyebabnya, akumulasi hujan lebat yang terjadi di malam sebelumnya.  Air membawa gumpalan lumpur menerjang  jalan utama Labuhan-Carita. Empat orang tewas dalam kejadian ini.

Dampak dari banjir bandang itu juga mengakibatkan jembatan yang menghubungkan Carita-Labuhan rusak. “Kondisi jalanan khusunya jembatan tidak menopang kekuatan kendaraan karena retak,” kata Kepala Unit Penjagaan, Pengawasan dan Patroli (Turjawali) Polres Pandeglang, Inspektur Polisi Dua Bariman Sitompul.

Jembatan yang rusak akibat banjir bandang di Pandeglang. NET/Iman Santosa

Kini, jembatan itu hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Itu juga yang menyebabkan proses pembersihan material lumpur sisa banjir bandang terkendala.

REZA ADITYA | IMAN SANTOSA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments