hero
Aminah ketika ditangani dokter di dalam angkot. (NET/Nova)

EDITOR : TITO SIANIPAR

26 Juli 2016, 00:05 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta meminta pemerintah provinsi mengevaluasi layanan kesehatannya terkait kematian Aminah alias Siti. DPRD akan memanggil dinas kesehatan.

"Kami minta mengevaluasi agar tidak terjadi seperti Aminah tersebut," kata Wakil Ketua DPRD Triwicaksana, melalui sambungan telepon kepada NET.Z, Jakarta akhir pekan lalu.

Aminah meninggal dunia dalam proses bersalin pada Kamis, 21 Juli 2016 lalu. Dari kontrakannya di kawasan Kampung Rambutan, Aminah dibawa angkutan kota ke Puskesmas Ciracas, Jakarta Timur.

BACA JUGA: 
Di Jakarta, Masih Ada Ibu Meninggal Saat Partus
Kasus Aminah, Puskesmas Ciracas Bantah Kepala Dinas DKI Jakarta
Eksklusif NET: Video Dramatis Penanganan Aminah

Dari Kontrakan Ini Aminah Berujung di Rumah Sakit
Ahok: Jakarta Harus Jemput Bola Layani Persalinan

Di Puskesmas, Aminah sempat ditangani dokter di dalam angkot itu. Setelah itu Aminah dipindahkan ke ambulans untuk dibawa ke RS Pasar Rebo. Di sana Aminah bersama jabang bayinya tak tertolong dan meninggal dunia.

Menurut Triwicaksana, layanan gawat darurat pemerintah DKI Jakarta harus dibenahi. Oleh karena itu, DPRD berencana memanggil Dinas Kesehatan Jakarta untuk membahas tragedi itu.

"Komisi E dan Dinas Kesehatan akan menggelar rapat untuk antisipasi hal tersebut tidak berulang lagi," kata dia. "Sesegera mungkin," imbuh Triwicaksana soal waktu pelaksanaannya.

Secara terpisah, selain meminta penjelasan pemerintah DKI Jakarta, perlu juga disosialisasikan tentang peran penting suami dalam mendampingi istri yang bersalin.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan ibu hamil harus rutin memeriksakan kehamilannya. "Apabila sudah ada tanda-tanda melahirkan, suami harus siaga. Keluarga juga," kata Yohana kepada NET.Z.

Yohana juga menekankan agar ibu dengan kehamilan 9 bulan harus segera masuk rumah sakit. "Di Tual, Maluku, ada rumah sakit yang merawat pasiennya dua minggu hingga sebulan sebelum melahirkan," ujar Yohana.

TITO SIANIPAR | MUSTHAFA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments