hero
Enam Makanan Mematikan

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

25 Juli 2016, 10:52 WIB

AMERIKA SERIKAT

Bagi kamu yang doyan traveling, berburu kuliner pasti menjadi agenda wajib ketika mengunjungi suatu kota ataupun negara. Bahkan, kelezatan kuliner menjadi alasan utama seorang traveler menentukan tujuan wisatanya. Namun, ada beberapa makanan ‘aneh’ yang harus kamu hindari, karena sangat berbahaya jika dikonsumasi dan dapat menyebabkan kematikan. Nah, berikut enam makanan mematikan tersebut:

Ikan Fugu

Ikan Fugu. (kulinen.com)

Jika biasanya ikan ini dikenal dengan nama pufferfish, di Jepang, ikan ini memiliki nama lain yaitu fugu. Ikan tersebut mengandung racun mematikan tetrodotoxin yang terletak pada organ dalam dan hatinya. Sehingga, dinobatkan sebagai salah satu hewan paling beracun di dunia. Di Jepang sendiri, sejak tahun 1996 hingga 2006 lebih dari 44 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan ini. Sedangkan, tahun 2015 ada lima orang meninggal dunia.

Untuk itu, cara memasak makanan ikan ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu saja. Di negara asalnya, Jepang, hanya chef yang terlatih dan memiliki sertifikat yang diperbolehkan menyajikan ikan ini. Biasanya chef akan meninggalkan sedikit kadar racun dari ikan ini untuk memberikan sensasi tersendiri ketika menikmatinya.

Jika kamu benar-benar tertarik untuk mencicipi sensasi makan Ikan Fugu, datang aja ke bagian barat Jepang yaitu Shimonoseki. Di sana, kamu dapat menikmati sajian ikan Fugu dengan cara digoreng, dibuat sashimi, ataupun dikukus. Tapi pastikan dulu chef yang memasak memilik sertifikat ya.

African Bullfrog atau Katak Lembu

African Bullfrog. (Wikipedia)

Nggak hanya di Indonesia, daging katak ternyata juga menjadi makanan favorit di Namibia, Afrika Selatan. Di sana, katak menjadi salah satu sajian yang cukup terkenal. Biasanya katak yang telah kawinlah yang dipilih sebagai sajian. Diantara katak-katak tersebut ada satu katak yang menjadi hidangan khusus yakni katak lembu atau african bullfrog.

African bullfrog sangat berbahaya dikonsumsi jika masih muda, karena memiliki racun yang mematikan. Banyak mereka yang mengkonsumsi mengalami keracunan dan terkena gagal ginjal.

Buah Ackee

Buah Ackee. (globeholidays.net)

Buah asal Jamaika, Afrika ini tidak begitu terkenal di Indonesia. Buah ini dianggap mematikan karena mengadung racun hypoglycin. Racun ini dapat mengakibatkan muntah-muntah, koma bahkan kematian apabila dimakan ketika belum matang. Buah ackee yang dimakan langsung dapat membunuh orang seketika.

Kerang Darah

Kerang Darah. (richmoon)

Kerang darah merupakan salah satu makanan yang dapat ditemukan di Cina dan Meksiko. Di Cina, kerang darah menjadi salah satu makanan yang lezat. Biasanya makanan ini disajikan dengan cara dikukus. Namun, di balik kelezatannya, kerang ini mengandung bakteri hepatitis A, typhoid dan disentri yang dapat menyebabkan peradangan pada hati. Tahun 1998, di Shanghai lebih dari 300 ribu orang keracunan dan 31 orang diantaranya meninggal dunia setelah mengkonsumsi kerang ini.

Gurita Hidup atau Sannakji

Sannakji. (Vimeo)

Sannakji yaitu sajian gurita mentah berukuran kecil atau sedang. Kuliner ini cukup mengerikan, karena sannakji di makan dalam keadaan hidup-hidup. Untuk menikmati kuliner ini, terlebih dahulu gurita hidup di potong kecil-kecil lalu dibubuhi wijen, daun bawang dan ditambah dengan saus.

Kamu yang ingin memakan sannakji harus mempunyai teknik tersendiri, karena jika dimakan secara sembarangan sannakji bisa membahayakan nyawa. Tentakel yang masih aktif pada gurita dapat tersangkut di tenggorokan kemudian mengisap dinding tenggorokan sehingga menyebabkan kesulitan bernafas hingga berujung kematian.

Otak Monyet

Otak Monyet. (thetochasticman)

Hidangan dari otak sapi mungkin sudah biasa Anda temui dalam hidangan-hidangan Asia. Di Indonesia sendiri, otak sapi mudah ditemui dalam masakan restoran Padang. Tetapi bagaimana dengan otak monyet? Ternyata bahan makanan ini digunakan dalam beberapa masakan Afrika dan Asia.

Otak monyet bisa membahayakan jika dikonsumsi. Otak monyet bisa menularkan penyakit Creutzfeldt-Jakob kepada manusia yang memakannya. Penyakit yang gejalanya menyerupai penyakit sapi gila ini berkembang biak di dalam tengkorak monyet.

Otak monyet yang masih hidup dipercaya menjadi obat kuat sejak era Dinasti Qing, Cina. Bayangkan saja, seekor kera yang masih hidup, dilubangi tengkoraknya lalu dihidangkan.

Nah, Guys gimana masih mau mencoba mencicipi makanan-makanan tersebut?

9gag.com

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments