EDITOR : DEWI RACHMAYANI

22 Juli 2016, 04:30 WIB

PALU, INDONESIA

Di Palu, Sulawesi Tengah, ada pemulung keren. Gimana nggak? Pemulung satu ini, membuka taman baca di rumahnya.

Kenalin nih, namanya Robi Pantalembah.

Robi dan istrinya sudah 4 tahun bekerja sebagai pemulung, mengumpulkan satu persatu buku bekas, kardus bekas dan botol air mineral. Selama memulung, sudah ratusan buku bekas berhasil ia kumpulkan. Semuanya, tersimpan rapi di rumahnya. Melihat ratusan buku yang dibuang pemiliknya, ide pun muncul di benak Robi, yaitu mendirikan rumah baca. 

Ide itu, ia wujudkan tahun 2014.

Kalau Robi mau cari untung, bisa saja ia menjual buku-buku tersebut untuk dapetin rupiah. Tapi, kenapa ya Robi memilih menyimpannya dan membuka rumah baca?

“Pendidikan saya cuma SMP, putus sekolah. Saya berpikir pendidikan saya tidak sama dengan mereka-mereka ini (orang-orang berpendidikan tinggi-red). Dengan mengumpulkan buku-buku ini, saya bisa belajar pengetahuan yang teman-teman juga pelajari," tutur Robi.

Koleksi buku di rumah baca Robi beragam, mulai dari buku sejarah, buku agama hingga buku cerita anak.

Diantara semua buku ini, ada satu yang jadi favorit Robi, yaitu buku ‘Dibawah Bendera Revolusi’. Buku ini bercerita tentang Presiden Pertama Indonesia, Soekarno.

Koleksi lainnya, Alquran tahun 1951 dan kumpulan perangko lama. Kedepan, Robi ingin koleksi buku di taman bacanya bertambah dan semakin banyak lagi masyarakat yang mengunjungi rumah baca miliknya.

Itu aksi keren Robi, pemulung putus sekolah, untuk masyarakat. Kalo aksi keren kamu, apa?

RAHMAN

 

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments