hero

EDITOR : TITO SIANIPAR

20 Juli 2016, 03:20 WIB

CIREBON, INDONESIA

Demam bermain Pokemon GO menyerang hampir seluruh warga dunia. Permainan yang berbasis GPS dan menuntut pengguna untuk berjalan ini, seringkali membawa seseorang untuk mengunjungi tempat-tempat tertentu hanya untuk mendapatkan Pocket Monster.

Anggota Kodim 0614 Kota Cirebon menangkap seorang warga negara Prancis yang kedapatan tengah bermain Pokemon GO di Markas Kodim. Ketika ditangkap, pria bernama Romain Pierre ini mengaku sedang melakukan joging malam. Kala mendeteksi keberadaan Pokemon, dirinya kemudian melompati portal pintu dan masuk Kodim Cirebon.

Atas ulahnya, Pierre langsung diamankan oleh petugas jaga Kodim untuk dimintai keterangan. Selanjutnya dibawa ke Kantor Polres Kota Cirebon untuk dilakukan pendataan lebih lanjut.

Romain Pierre ketika di Kodim Cirebon. (Radar Cirebon/Andri W.)

Kepada NET.Z, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan Pierre diinterogasi guna melengkapi data serta memeriksa dokumen kunjungan.

"Kami interogasi kepada WNA tersebut sampai jam 02.00 WIB. Namun seluruh dokumennya lengkap, makanya kami bebaskan. Pelaku sedang joging malam sambil main Pokemon GO," ungkap Yusri.

Secara terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi melarang seluruh anggotanya ikut bermain Pokemon GO di wilayah kerja markas TNI, karena fungsi GPS atau Global Positioning System yang dianggap membahayakan.

Sejak diluncurkan pekan lalu, aplikasi Pokemon GO banyak diminati hingga mengungguli penggunaan Snapchat maupun whatsapp. Bahkan, harga saham perusahaan asal Jepang ini melambung hingga 25 persen dalam waktu singkat.

ANAN SURYA | ANDRY SURYAWINETA

4

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments