hero

EDITOR : FIRZA ARIFIEN

19 Juli 2016, 15:55 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Kapolri Jenderal Tito Karnavian meralat pernyataannya soal identitas salah satu jenazah teroris yang tewas di Poso. Satu jenazah hampir dipastikan sebagai Santoso, sedangkan satu jenazah lainnya diduga adalah Muktar, bukan Basri.

"Yang satunya itu bukan Basri tapi diduga adalah Muktar dari Palu, anak buahnya Santoso," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Jakarta, pada Selasa, 19 Juli 2016, sekitar pukul 15.00.

Menurut Tito, orang kepercayaan Santoso, Basri, kemungkinan besar melarikan diri bersama dua perempuan ketika berlangsung kontak senjata di Desa Tambarana, Poso.

"Diperkirakan dia lari saat itu bersama dua perempuan," tambah Tito.

Pernyataan ralat ini sekaligus menegaskan informasi dari Kepala Satgas Operasi Tinombala Kombes Pol. Leo Bona Lubis. Menurut hasil identifikasi fisik, hampir dipastikan dua jenazah yang tewas dalam kontak senjata di Desa Tambarana, Poso, sebagai Santoso alias Abu Wardah dan Muktar.

REYSKA RAMDHANY

 
 

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments