EDITOR : FIRZA ARIFIEN

19 Juli 2016, 15:25 WIB

PALU, INDONESIA

Menurut hasil identifikasi fisik, hampir dipastikan dua jenazah yang tewas dalam kontak senjata di Desa Tambarana, Poso, sebagai Santoso alias Abu Wardah dan Muktar. Untuk proses identifikasi awal, kepolisian mengundang keluarga dari dua jenazah tersebut untuk melihat secara langsung ciri-ciri fisiknya.

“Berdasarkan identifikasi luar, hampir dipastikan jenazah tersebut adalah DPO kita, Santoso dan Muktar, kata Kepala Satgas Operasi Tinombala Kombes Pol. Leo Bona Lubis kepada Kontributor NET di Palu pada Selasa, 19 Juli 2016.

Setelah identifikasi luar, proses identifikasi selanjutnya adalah melalui tes DNA. Dua jenazah teroris tersebut tiba di Rumah Sakit Bhayangkara, Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa, 19 Juli 2016, sekitar pukul 13.00 WIT. Keduanya dibawa menggunakan mobil ambulans milik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Tengah. Sebelumnya, jenazah dievakuasi oleh Satgas Operasi Tinombala menggunakan helikopter.

Kontak senjata antara Satgas Tinombala dan kelompok teroris Santoso terjadi di Desa Tambarana, Poso Pesisir Utara, Sulawesi Tengah, pada Senin, 18 Juli 2016, sekitar pukul 17.00 WIT. 

Selain dua pria yang tewas, dua perempuan dan seorang pria dari kelompok Santoso berhasil melarikan diri dari kejaran polisi. Setelah tewasnya dua anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur ini, tersisa 19 orang lagi yang masih dalam pengejaran kepolisian.

RAHMAN
 

 

 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments