hero
Nelson Mandela. (haikudeck)

EDITOR : TITO SIANIPAR

18 Juli 2016, 19:39 WIB

AUSTRIA

Perserikatan Bangsa-bangsa memperingati 18 Juli sebagai Hari Internasional Nelson Mandela. Sebagai seorang yang pernah dipenjara, PBB menyerukan kepada seluruh dunia untuk memperbaiki kondisi penjara.

"Warisan yang diberikan oleh Nelson Mandela tidak pernah putus, seperti obor yang menyala terang," kata Direktur Eksekutif UNODC Yury Fedotov, di siaran persnya yang diterima NET.z, Senin, 18 Juli 2016.

UNODC adalah lembaga PBB yang menangani kejahatan teroganisir dan kejahatan narkotika dan bermarkas di Wina, Austria. Sebagai organisasi PBB yang menangani kejahatan, UNODC berkepentingan mendorong perbaikan penjara.

Pada Desember 2015, Majelis Umum PBB mengadopsi revisi peraturan Standar Minimum PBB untuk perlakuan terhadap tahanan. Peraturan ini merupakan perkembangan yang paling signifikan dalam hukum internasional modern.

Peraturan ini merupakan peraturan terbaru untuk manajemen penjara di abad ke-21 yang menjunjung tinggi dan mengedepankan kehormatan narapidana. Sebagai penghargaan terhadap pengalaman pribadi mendiang Nelson Mandela selama 27 tahun di penjara, PBB menamai revisi aturan tersebut dengan sebutan Nelson Mandela Rules. 

Selain itu, penamaan peraturan ini juga untuk mengingat peran Nelson Mandela dalam memperjuangkan hak asasi manusia global, kesetaraan, demokrasi, dan perdamaian. "Kami ingin memanusiakan para tahanan agar mereka menjadi bagian dari masyarakat, sekaligus menilai staf penjara,” kata Yury.

Yury menilai mayoritas kondisi penjara sedang dalam masa krisis. Selain penghuninya yang penuh sesak, tempatnya juga tidak memadai. Bahkan di seluruh dunia, tahanan dalam penjara menghadapi risiko kesehatan, kesehatan, kekerasan, tingginya tingkat residivisme, serta ancaman yang muncul dari dalam pencara tersebut. 

“Sebagai wakil dari Nelson Mandela Rules, UNODC bertanggungjawab untuk memberikan bantuan dan teknis pelayanan kepada negara-negara anggota PBB dalam bidang reformasi permasyarakatan. Untuk mencapai tujuan ini, UNODC baru saja meluncurkan sebuah program global untuk mengatasi tantangan penjara,” Yury menjelaskan.

Tujuan program ini adalah untuk mengurangi berbagai cakupan dalam penjara, seperti; memperkuat manajemen penjara, memperbaiki kondisi penjara, dan memfasilitasi integrasi sosial tahanan.

Maka dari itu, pada hari Internasional Nelon Mandela ini, Yury meminta setiap negara diharapkan untuk bergabung dengan UNODC untuk memastikan bahwa aturan ini dapat membuat perbedaan pada kehidupan tahanan secara global.

"Masyarakat setiap saat harus memikirkan nasib para tahanan dan berbuat sesuatu untuk memperlakukan mereka dengan hormat, termasuk usaha mendorong proses rehabilitasi mereka," tutup Yury.

FELLYA HARTONO

4

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments