hero
Komisioner KPK, 30 Juni 2016. (NET/Athif Aiman)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

15 Juli 2016, 11:49 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita sejumlah aset milik Muhammad Sanusi tersangka korupsi dan tindak pencucian uang kasus reklamasi Teluk Jakarta.

Aset tersebut berupa tiga buah mobil, masing-masing bermerek Audi, Alphard dan Fortuner. Selain itu, enam buah apartemen di Pulomas, Thamrin Residence dan Jakarta Residence. Sebuah rumah mewah yang berada di Jakarta Barat juga tak luput dari sitaan komisi anti rasuah itu.

“Penyitaan itu dilakukan karena penyidik menduga bahwa aset-aset tersebut diperoleh dari hasil tindak pidana korupsi,” ujar Kepala Biro Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, Jumat, 15 Juli 2016.

Priharsa menyebut, jika aset-aset yang disita oleh KPK merupakan hasil tindak pencucian uang. Sedangkan aset yang berasal dari PT Agung Podomoro Land masih diperiksa.

“Kalau (setelah) dikonfirmasi, sejak beberapa waktu lalu korupsi dilakukan. Berkaitan dengan aset-aset M. Sanusi (kita cari tahu) cara perolehannya juga status,” imbuhnya.

Muhammad Sanusi disangka melanggar pasal 3 dan 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang juncto pasal 55 ayat 1 KUHP. Sanusi ditangkap KPK saat menerima suap dari Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja, 31 Maret 2016. Suap tersebut diberikan berkaitan dengan pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) reklamasi di Teluk Jakarta.

FELLYA HARTONO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments