EDITOR : DASNITA M. SINAGA

15 Juli 2016, 20:25 WIB

KOREA SELATAN

15 tentara Korea Selatan yang bertugas di Zona Demiliterisasi menukar sepatu bot militer mereka yang berat dengan sepasang sepatu balet berwarna hitam. Diiringi musik klasik, mereka berlatih gerakan-gerakan balet seperti berputar dan melompat.

Teriak kesakitan para prajurit memenuhi ruangan saat berusaha melakukan gerakan split. Kemudian tawa lega terdengar ketika instruktur menyuruh mereka beristirahat.

Setiap minggu, para tentara ini wajib mengikuti pelajaran balet klasik untuk mengurangi stress, setelah bertugas menjaga perbatasan yang paling bersenjata berat di dunia. "Ada banyak ketegangan di unit di garis depan, yang membuat saya merasa tidak aman. Namun, melalui balet saya bisa tetap tenang dan menemukan keseimbangan serta membangun persahabatan dengan tentara sesama," kata Kim Joo-hyeok, seorang sersan 23 tahun melayani hampir dua tahun dinas militer.

Tak hanya mengurangi stress, menurut Sersan Shin Yoon-Ho, dengan latihan balet kita juga bias mendapat manfaat seperti berolahraga "Saya mulai menghadiri kursus balet karena seorang prajurit senior yang direkomendasikan kepada saya. Saya pikir itu adalah olahraga untuk wanita tapi sekarang bahwa saya telah mencobanya, saya pikir itu juga baik untuk laki-laki," ujar tentara berusia 19 tahun ini

Dengan menggunakan celana pendek, prajurit anggota divisi 25 ini terlihat serius mengikuti kelas balet  yang dilatih seorang balerina nasional Korea, Lee Hyang-jo. "Hidup sebagai seorang prajurit cukup sulit, jadi saya tidak yakin saya benar-benar bisa membantu mereka di sini," kata Lee Hyang-jo.

Perempuan bertubuh mungil ini, mengaku senang mengajar balet pada serdadu pemula dan bangga ketika mereka berhasil melakukan gerakan dengan baik, setelah belajar keras.

Letkol Heo Tae-sun mengatakan, balet tak hanya membuat tentara rileks namun juga membuat mereka lebih kuat. ”Balet memerlukan kekuatan fisik dan sangat bagus untuk menguatkan otot, meningkatkan fleksibilitas, dan memperbaiki postur tubuh,’’ kata Heo.

Program balet ini dimulai setahun lalu dan telah berhasil menampilkan pertunjukan Tchaikovsky’s Swan Lake di sebuah festival seni militer. Para prajurit berencana untuk menggelar pertunjukan balet pada akhir tahun ini.

 

REUTERS

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments