hero

EDITOR : PUTU DYAH

12 Juli 2016, 11:15 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Kamu, para milenials yang menikmati masa kecil di tahun 90-an, pasti nggak asing sama kartun Pokemon. Ada Pikachu, Ash Ketchum, Tim Roket dan karakter-karakter lain yang mengisi keseruan cerita di film animasi. Sekarang monster-monster lucu ini kembali lagi lewat aplikasi game Pokemon GO. Walau baru dirilis 7 Juli lalu, nggak sedikit orang yang langsung antusias sama permainan ini.

Salah satunya Ricky Alexander Samosir yang sudah mengoleksi 125 Pokemon dari 42 jenis berbeda. Ricky menilai permainan ini mengajak orang untuk mengikuti perkembangan teknologi sambil tetap aktif bermain di luar ruangan.

Ricky Alexander dengan 125 koleksi Pokemon (NET.Z)

"Tertarik main karena gue memang penggemar Pokemon dari kecil. Main game ini bikin gue merasa jadi Poke Master, berkelana untuk mendapatkan Pokemon haha. Gue ngerasa Pokemon Go ini unik,” kata Ricky Alexander Samosir kepada NET Z, Senin 11 Juli 2016.

Hal serupa disampaikan Armytha Rahardhani, lulusan magister UI yang bermain Pokemon GO sejak 9 Juli 2016. Armytha juga mengambil nilai positif dari permainan karena sebagian besar Pokestopnya adalah tempat ibadah.

“Permainan ini mengingatkan memori masa lalu dan seru kalau disambungin sama dunia nyata. Yang menarik, banyak perhentian di tempat ibadah, jadi pengingat untuk recharge energi dan pikiran,” kata Armytha.

Koleksi Pokemon milik Armytha. (NET.Z)

Di sisi lain, para fans Pokemon mencemaskan isu pemblokiran, seperti yang terjadi di Filipina. Pembekuan permainan ini karena tingginya trafik dari para gamers, sehingga perusahaan Nintendo terpaksa menutup sementara untuk menyiapkan server. Sementara gamers di Indonesia, baru bisa menikmati Pokemon GO versi beta, belum versi resminya.

BACA JUGA: 
Pokemon GO, Hits Tapi Belum Siap

"Selalu ada jalan menuju Roma. Indonesia itu termasuk fans loyalnya Pokemon, dari kartun hingga games di Play Station. Kalau dibanned agak mustahil sih,”  kata Armyta terkait isu pemblokiran.

Untuk kamu yang belum mengunduh aplikasi Pokemon GO, perlu memperhatikan beberapa ketentuannya. Pastikan prosesor smartphone kamu bukan Intel, karena prosesor ini tidak bisa dipakai untuk bermain Pokemon. Syarat lainnya, kapasitas minimum RAM sebesar 2 Gb dengan OS 4.4 – 6.0.

Kalau sudah bermain, ingat untuk tetap waspada. Apalagi permainan ini terkoneksi dengan lingkungan nyata. Jangan sampai keseruan bersama monster-monster lucu Pokemon justru membahayakan kita ya.

 

TRIO SATRIA 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments