EDITOR : PUTU DYAH

10 Juli 2016, 16:25 WIB

INDONESIA

Liburan rasanya belum lengkap kalau belum berwisata kuliner. Untuk kamu yang berwisata di sekitar Banjarnegara, Yogyakarta dan Surabaya, bisa coba mencicipi sajian dengan kreasi unik ini.

Dodol Cabe

Dodol atau jenang cabe dijual dalam ukuran kecil. (NET/ Citizen Journalist)

Biasanya kita membeli oleh-oleh dodol yang bercita rasa manis dan legit. Tapi di Banjarnegara, Jawa Tengah, ada jenang atau dodol yang rasanya pedas membakar lidah.

Jenang dibuat menggunakan cabe gendot yang berukuran besar dan rasa pedasnya kuat. Cabe yang telah dihilangkan bijinya direbus sampai lunak. Kemudian cabe diblender dan dimasak menggunakan gula. Hasilnya makanan bercita rasa manis, pedas dan hangat di badan.

Umi, warga Desa Pekasiran yang membuat makanan ini memang pecinta kuliner pedas. Dia pun terinspirasi membuat olahan cabe selain sambal. Dalam sehari, wanita ini memproduksi 10 kilogram dodol cabe yang dijual seharga Rp 25 ribu per kilogram.

Sate Duit

Sate dollar dengan bumbu black pepper dan tambahan kentang. (NET/ Citizen Journalist)

Tunggu dulu, sate duit bukan dibuat dari uang sungguhan. Tapi warung sate yang ada di Bandung, Jawa Barat ini menamai menu-menunya dengan nama mata uang dari berbagai negara.

Ada sate rupiah, sate yen, sate dollar dan banyak lagi. Setiap sate diberi bumbu sesuai cita rasa kuliner tiap negara. Uniknya, nggak ada bumbu kacang sama sekali pada olahan daging bakar ini. Sate rupiah memakai bumbu matah khas Bali, sate yen bercita rasa yakiniku dan sate dollar berbumbu black pepper.

Gerai sate buka mulai pukul 11.00 sampai 21.00 WIB. Untuk sate ayam, harganya Rp 2 ribu per tusuk. Sementara sate kambing dan sapi Rp 3 ribu untuk satu tusuk.

Mie Rampok 

Suasana di dalam penjara khas Warung Mie Rampok. (NET/ Citizen Journalist)

Kuliner ini bukan makanan hasil rampokan lho tapi sajian mi di dalam penjara. Ya, inilah sensasi yang ditawarkan Warung Mie Rampok di Surabaya, Jawa Timur. Suasana penjara dihadirkan lewat tata ruang dan nama-nama menunya.

Begitu masuk ke dalam tempat makan, kita langsung disambut sekat-sekat jeruji khas penjara. Setiap ruang diberi nama blok sesuai jenis kejahatannya, seperti tahanan korupsi dan pencurian. Ada juga poster-poster berisi pesan penegakan hukum. Tujuannya sebagai bentuk edukasi bagi pengunjung warung mi. 

Soal menu, tempat ini bisa memuaskan kamu yang hobi makanan pedas. Ada mie rampok hukuman mati, hukuman cambuk, tahanan rumah, masa percobaan dan salah tangkap. Setiap level punya tingkat pedas berbeda-beda, dari  5 cabe sampai 100 cabe. Semua disajikan menggunakan piring besi seperti di penjara. Harga satu porsi mi mulai Rp 8 ribuan dan tambahan toppingnya Rp 3 ribuan.

 

CITIZEN JOURNALIST: 

ELVINA RAHMATIKA | DESPRIANTI BARKAH | RATNA MADINA 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments