hero
Senjata api. (Pixabay)

EDITOR : TITO SIANIPAR

7 Juli 2016, 17:45 WIB

INDONESIA

Pasukan pengamanan Presiden Republik Indonesia diduga membeli senjata secara ilegal dari tentara Amerika Serikat. 

Pengadilan Federal Amerika mendakwa Audi N. Sumilat bersalah untuk kejahatan menyeludupkan senjata itu. Audi adalah tentara Angkatan Darat Amerika yang menjual sejumlah senjata kepada anggota Paspampres ketika kunjungan kenegaraan berlangsung.

Asisten Jaksa New Hampshire Bill Morse mengatakan penjualan ke Indonesia ini bukan satu-satunya. Beberapa penyeludupan senjata lainnya juga terjadi untuk tujuan Ghana, Kanada, dan Meksiko.

"Tapi ini adalah pertama kalinya yang terlibat adalah perwakilan resmi negara lain," kata Bill seperti dikutip dari Associated Press, Kamis, 7 Juli 2016.

Dalam persidangan, Audi mengakui bersalah menjual senjata-senjata, yang sayangnya tidak disebutkan jenis dan jumlahnya. Pria 36 tahun asal El Paso Texas ini terancam hukuman 5 tahun penjara dan denda US$ 250 ribu (sekitar Rp 3,3 miliar). Vonis akan dijatuhkan pada 11 Oktober 2016.

Selain Audi, seorang rekan yang membantunya juga akan disidangkan pada 19 Juli mendatang. Audi diketahui membeli senjata di Texas dan mengirimkannya lewat laut ke New Hampshire. Dari situ, rekannya menyerahkan kepada Paspampres yang mengunjungi Washington dan Sidang Umum PBB di New York, September 2014.

Bersama tiga anggota Paspampres, Audi merencanakan aksi itu ketika sama-sama mengikuti pelatihan di Fort Benning, Georgia pada 2014.

Jaksa Agung New Hampshire Emily Gray Rice menekankan bahwa konsekwensi penyeludupan senjata sangat berat. "Senjata yang dikirim ke luar negeri bisa saja jatuh ke tangan yang salah. Pelaku penyeludupan akan dihukum berat untuk melindungi mereka yang tidak bersalah dari penggunaan senjata asal Amerika di negara lain," ujar Emily.

TITO SIANIPAR | AP | ARMYTIMES

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments