hero

EDITOR : PUTU DYAH

6 Juli 2016, 11:15 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Apa menu di rumah kamu waktu hari raya Idul Fitri? Opor ayam, ketupat dan rendang biasanya sudah jadi menu wajib di meja makan. Terus di meja lainnya ada kue putri salju, nastar, bolu sama kacang bawang. Semua memanggil-manggil untuk dimakan. Semua rasanya enak. Apalagi setelah sebulan berpuasa, Lebaran jadi momen bersyukur dan merayakannya bareng keluarga. 

Di sisi lain, jangan sampai pas hari Lebaran, kamu jadi balas dendam memakan semua yang disajikan ya. Saat puasa, metabolisme tubuh kita mendapat jeda dan kembali ke sistem yang semula. Jadi sebaiknya kita tetap menjaga pola makan saat hari raya. Alasan lainnya, makanan yang dihidangkan saat Idul Fitri umumnya mengandung banyak kalori yang mungkin nggak kita sadari karena tergoda rasa enaknya. 

Nah, supaya kamu tetap sehat dan bisa menjaga pola makan kamu saat Lebaran, ada tips dari Weight Control Consultant dr. Grace Judio. 

Makan 2,5 Hari Saja

Porsi makan secukupnya - NET

 

Waktu hari raya Idul Fitri, biasanya keluarga di rumah akan memasak opor, rendang, dan masakan lainnya dalam jumlah besar. Belum lagi ada hantaran makanan dari saudara atau tetangga dekat rumah. Akhirnya, kita bisa memakan menu yang sama selama beberapa hari berturut-turut. 

Mengonsumsi menu yang sama sebenarnya sah saja, tapi sebaiknya batasi hanya selama 2,5 hari. Artinya kita cukup memakan sajian-sajian tadi saat malam takbiran, lebaran hari pertama dan setengahnya di hari kedua. Kalau di hari berikutnya sudah beda lagi menu yang kita konsumsi. Pola makan kembali ke hari-hari biasa dengan kandungan protein dan sayuran. Sebaiknya hindari dulu yang bersantan karena sudah banyak kita makan saat hari raya. 

Batasi Gula dan Minyak

Jangan terlalu banyak minuman manis

 

Kita sering kan menemui cemilan berbahan tepung dan rasanya manis seperti castengel, putri salju dan nastar. Belum lagi makanan berat seperti rendang dan opor yang mengandung santan dan minyak. Nah, ini dia yang menyebabkan kalori dan kolestrol kita langsung melesat saat Lebaran.

Untuk itu, kamu perlu batasi konsumsi gula, olahan tepung dan minyak setelah hari kedua Lebaran.  Kalau di hari ketiga kamu masih ingin makan, kurangi porsinya menjadi 1 kali sehari. Pola sarapan dan makan malam juga perlu dijaga dengan memilih makanan lain yang lebih sehat.

Jangan Lupa Sayur dan Buah

Jaga asupan sayur dan buah

 

Putri salju, kacang dan nastar. Kalau pergi keliling saat Lebaran, kita lebih sering menemukan kue kering ini daripada buah-buahan. Padahal kita butuh cemilan berserat dibandingkan makanan tadi yang lebih banyak mengandung karbohidrat. 

Sayur-sayuran harus kita masukkan dalam menu utama makan siang dan malam. Sementara buah bisa menjadi pengganti snack waktu kita kelaparan. Sarapan juga jangan sampai terlewat walaupun di 30 hari sebelumnya, pola makan ini nggak kita jalani. Untuk memenuhi kebutuhan serat, kita bisa mengganti ketupat dengan karbohidrat lain seperti oatmeal, roti gandum dan nasi merah.  

Atur Porsi Makan Secukupnya

Makanan khas lebaran - NET

 

Makanlah saat lapar dan berhenti saat kenyang. Hal ini harus diingat supaya kita nggak kalap mengambil menu yang disajikan. Porsi makan setiap orang memang berbeda-beda. Tapi semuanya harus dibatasi sesuai kebutuhan kita. 

Menurut dr. Grace Judio, perut kita bisa dipakai untuk menakar makanan yang diperlukan. Kalau memang terasa lapar ambil makanan secukupnya. Jangan lupa minum air putih dan beri jeda sekitar 15 menit untuk merasakan apakah kita masih butuh makan atau tidak. 

Jangan Lupa Olahraga

Olahraga yang cukup untuk membakar kalori - NET

 

Banyaknya asupan makanan yang masuk ke tubuh kita, harus diimbangi dengan aktivitas fisik. Tujuannya supaya kalori yang masuk terpakai untuk metabolisme tubuh dan tidak tertumpuk menjadi lemak. 

Aktivitas ini bisa kita lakukan di pagi hari sebelum keliling silaturahmi atau di sore hari setelahnya. Olahraganya bisa berupa gerakan ringan seperti joging, renang atau aktivitas fisik lain seperti yang biasa kita lakukan sebelum puasa. 

 

DIYAS PRADANA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments