hero
Ketua KPK Agus Rahardjo. (NET)

EDITOR : TITO SIANIPAR

1 Juli 2016, 15:52 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Komisi Pemberantasan Korupsi mencokok panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat karena diduga menerima suap. Bagian dari pembersihan lingkungan peradilan Indonesia.

"Penangkapannya kemaren sekitar setengah tujuh (malam). Inisialnya S," kata Juru Bicara Mahkamah Agung Suhadi, di kantornya, Jakarta, Jumat, 1 Juni 2016. "Tadi Ketua Pengadilan Negeri Jakpus sudah melaporkan ke Ketua MA."

KPK mencokok panitera Santoso dari tempat kerjanya di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Namun hingga kini belum diketahui kasus apa yang menjerat Santoso. "Belum ada kepastian ditangkap dalam perkara apa, berapa jumlah pemberian dari orang," kata Suhadi. 

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahadrjo juga belum mau membeberkan apa yang disangkakan pada panitera tersebut. "Tunggu konferensi pers," kata Agus melalui pesan layanan data.

Ini merupakan penangkapan aparat peradilan yang kesekian kalinya dilakukan KPK dalam enam bulan terakhir. Beberapa yang sudah ditangkap antara lain hakim pengadilan Bengkulu, hakim ad hoc korupsi Bengkulu, panitera Bengkulu, panitera PN Jakarta Pusat, dan sebagainya. 

TS | DILLA HANTIKA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments