hero

EDITOR : FIRZA ARIFIEN

28 Juni 2016, 14:25 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Sosialisasi kebijakan plat nomor kendaraan ganjil-genap mulai digelar hari ini, Selasa, 28 Juni 2016, di Jakarta. Di hari pertama sosialisasi, apa komentar pengemudi kendaraan roda empat yang melintas di kawasan yang akan diberlakukan kebijakan ini?

Chandra Purnama (NET/Jabal Rahmat)

"Ya, gak ada pilihan lain kan? Ya sudah beli dua mobil saja, satu genap satu ganjil, udah deh jalan," ujar Chanda Purnama.

Tikno (NET/Jabal Rahmat)

"Belum tahu tuh. Kurang pas, kita gak tahu mobil kita ganjil atau genap, mau gak mau naik busway. Tapi kita sering bawa barang banyak jadi gak mungkin naik busway," kata Tikno.

Yanto Abdi (NET/Jabal Rahmat)

"Kalau menurut saya malah bikin susah ya. Misalnya ada keluarga yang sakit, terus punya mobil kebetulan platnya genap dan hari itu yang boleh jalan yang plat ganjil, terus pakai apa untuk bawa keluarga ke rumah sakit?" ungkap Yanto Abdi.

Sistem ganjil-genap diterapkan untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Kebijakan muncul sebagai pengganti 3-in-1 yang dinilai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kurang efektif. Masa sosialisasi kebijakan plat nomor kendaraan ganjil-genap akan dilakukan hingga 26 Juli 2016. Di hari pertama sosialisasi, mobil berplat nomor ganjil dan genap masih boleh melintas. Petugas juga belum memberlakukan tilang dan lebih memberikan arahan kepada masyarakat tentang mekanisme kebijakan ini. 

Di awal sosialisasi, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui kebijakan ini. Di sepanjang jalur protokol yang akan diberlakukan sistem ganjil-genap juga belum terpasang spanduk.

"Sosialisasinya memang belum karena baru hari pertama. Kita akan memanfaatkan media sosial yang ada, kita konsepkan, lalu kita sebar. Nanti secara manualnya kita akan bagikan brosur," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah.

Setelah masa sosialisasi, uji coba kebijakan plat nomor ganjil-genap akan dilakukan mulai 27 Juli hingga 26 Agustus 2016. Jika uji coba berhasil, kebijakan akan mulai diberlakukan mulai 30 Agustus 2016. 

Untuk waktu pemberlakuannya, Senin sampai Jumat, pagi mulai pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB. Sedangkan untuk sore hari mulai pukul 16.00 WIB hingga 20.00 WIB. Sistem ini tidak berlaku pada Sabtu-Minggu dan hari libur nasional.

Penerapannya, kendaraan dengan plat nomor ganjil boleh beroperasi pada tanggal ganjil, sementara kendaraan dengan nomor plat genap beroperasi pada tanggal genap. Penentuan ganjil-genap adalah pada angka terakhir nomor polisi kendaraan. Angka nol dianggap genap. Sistem ganjil-genap ini hanya berlaku di kawasan tertentu di Jakarta, seperti dulu 3-in-1 diterapkan. 

Ruas jalan yang akan digunakan untuk sistem ganjil-genap adalah ruas jalan bekas 3-in-1, antara lain:

1. Jalan Medan Merdeka Barat
2. Jalan M.H. Thamrin 
3. Jalan Jenderal Sudirman 
4. Jalan Sisingamangaraja
5. Sebagian Jalan Jenderal Gatot Subroto (simpang Kuningan sampai Gerbang pemuda)

TIFFANY ALHAMID

 

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments