hero
Tri Rismaharini. (NET/Yudha Wardhana)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

28 Juni 2016, 08:40 WIB

KOTA SURABAYA, INDONESIA

Meski PDI Perjuangan belum memberikan rekomendasi untuk mencalonkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta, namun dukungan sejumlah elemen masyarakat Jakarta terus menguat.

Menanggapi hal itu, Risma kembali menegaskan bahwa dirinya akan tetap memimpin Surabaya sampai akhir jabatannya. Risma bahkan bersumpah tidak akan meninggalkan warga Surabaya yang telah memilihnya.

"Lha wong aku sudah sumpah. lho kemarin sumpahku opo ?," jawab Risma, Senin, 27 Juni 2016.

Tri Rismaharini, 27 Juni 2016. (NET/Yudha Wardana)

Risma mengaku jika sebelum dirinya dilantik sebagai Wali Kota untuk periode kedua, dirinya telah bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan meminta untuk memimpin Surabaya hingga 2020 mendatang.

"Saya sudah menghadap Bu Mega, bahwa saya sudah janji kepada warga Surabaya untuk jadi Wali Kota. Saya sampaikan kemarin. Saat itu Ibu Mega tidak menjawab memang, tapi sudah saya sampaikan," imbuhnya.

Sejumlah kelompok relawan di Jakarta mendeklarasikan nama Risma sebagai calon Gubernur DKI untuk melawan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok belum lama ini. Mereka menamakan diri sebagai Barisan Risma (Baris), Tanah Merah Bersama Risma (Tameris) dan kelompok yang mengklaim sebagai relawan Jokowi dalam pilpres tahun lalu. Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan sendiri hingga saat ini masih belum memutuskan sosok yang akan diusung dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017 mendatang.

YUDHA WARDANA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments