hero
Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono. (NET/Wusaya Bayu)

EDITOR : TITO SIANIPAR

24 Juni 2016, 21:05 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Komisi Pemberantasan Korupsi mengingatkan penyelenggara negara soal menerima atau memberi parsel kepada mereka yang merayakan Idul Fitri. Parsel atau bingkisan Lebaran, menurut KPK, sebaiknya diberikan bagi mereka yang kurang mampu. 

"Kami justru menganjurkan hadiah-hadiah itu diberikan kepada orang-orang yang tidak terikat jabatan. Kepada saudara atau kepada orang-orang yang membutuhkan," kata Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono, di kantornya, Jakarta, Jumat 24 Juni 2016.

Giri melanjutkan jika ingin memberikan parsel, jangan diberikan kepada pejabat atau penyelenggara negara. "Karena mereka sudah dibayar oleh negara dari pajak-pajak masyarakat Indonesia. Dibayar oleh negara dari kekayaan alam yang sudah dikelola negara, dan lain-lain," kata Giri.

Kepada masyarakat, KPK menghimbau agar melaporkan penyelenggara negara yang meminta parsel Lebaran. Pasalnya pemberian atau penerimaan parsel oleh pegawai negeri termasuk gratifikasi. Bahkan bisa juga pemerasan.

"Apabila ada permintaan atau paksaan, ada konsekuensi terhadap masyarakat atau perusahaan gara-gara menolak untuk memberikan, silakan dilaporkan KPK. Karena ini salah satu indikasi bentuk-bentuk pemerasan dan menjadi pidana korupsi," kata Giri.

FELLYA HARTONO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments