EDITOR : DASNITA M. SINAGA

23 Juni 2016, 15:01 WIB

KOTA SURABAYA, INDONESIA

Masih ingat dengan kelahiran bayi kembar 5 atau quintuplet pada 19 juni 2015 lalu?

Bayi-bayi lucu dari pasangan Hari Saputra dan Nia Rahmawati, kini telah telah berusia 1 tahun dan merayakan hari ulang tahun pertamanya, di jalan Sahabudin Kompleks TNI AL Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur.

Dengan hiasan sederhana di rumahnya, 5 bayi kembar Rizky, Anisa, Anindy, Anindita, dan Naisyah, digendong keluarga untuk meniup lilin bersama.

Setahun berlalu, kini bayi kembar 5 tumbuh sehat dan ceria.

Mengasuh quintuplet tidak mudah lho, butuh persiapan mental, tenaga, dan keuangan yang tak sedikit. Banyaknya tugas yang harus dilakukan sekaligus. Nia bahkan harus sedikit melakukan gerakan akrobat agar bisa meyelesaikan tugasnya dalam waktu singkat. Namun menurutnya pengalaman ini hebat dan menakjubkan.

"Yang penting adalah telaten, ekstra kasih sayang dan paling utama adil terhadap kelima bayi."

- Nia Rahmawati -

Menurut Nia, jika sudah mengetahui triknya, merawat si kembar ini menjadi tantangan yang mengasyikan. “ Kalo awal2 takut mandiin.. Pulang belum 3 kilo tapi kesini2 naluri keibuan udah keluar uda kita biasa. Dibuat enjoy aja, karena ga gampang kan orang dikasih berkah seperti ini,” jelas perempuan berhijab ini.

"Rizky, Anisa, Anindya, Anindita, dan Naisyah punya karakter-karakter berbeda," tambah Nia. Ada saja hal baru yang masing-masing mereka lakukan secara berbeda. Tapi seringnya jika yang satu menangis, maka bayi lain juga akan ikut menangis.
 
Memberikan air susu ibu atau ASI secara eksklusif secara bergantian merupakan salah satu cara Nia agar si bayi kembar lima ini tumbuh sehat.


 
Ketua tim dokter yang membantu persalinan Nia, dr. Agus Harianto juga hadir dalam acara ulang tahun pertama quintuplet ini. Ia mengingatkan bahwa merawat bayi kembar lima dan lahir dalam keadaan prematur di usia kehamilan baru menginjak 32 minggu tidak mudah.

 “Perlu dipantau, yang penting tiap bulan kontrol teratur kemudian 3 bulan sekali dikontrol tumbuh kembangnya. Pemberian nutrisi yang optimal, hindari tempat-tempat terbuka lebih baik tinggal dirumah dan stimulasi dini,” ujar dokter spesialis bedah anak RSUD dr. Soetomo ini.

Harapan Nia dan Hari di ulang tahun pertama anak mereka adalah kelima bayi kembar ini terus tumbuh sehat.

Setahun lalu, bayi kembar lima ini sempat menggegerkan RSUD Doktor Soetomo Surabaya, karena merupakan kelahiran quintuplet pertama kalinya di Surabaya. Bayi berjenis kelamin empat perempuan dan satu laki-laki ini merupakan hasil inseminasi yaitu proses reproduksi dengan memasukkan sperma yang paling bagus kualitasnya ke dalam rahim.

Resiko yang dihadapi sang ibu melalui proses inseminasi adalah kehamilan lebih dari satu dan kembar. Hal ini terjadi karena pemberian obat-obatan penyubur di sel telur yang reaksinya berlebihan daripada yang diharapkan.

 
DEWI ANGGARA 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments