hero

EDITOR : FIRZA ARIFIEN

23 Juni 2016, 12:55 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Komisaris Jenderal Polisi Tito Karnavian menjalani uji kelayakan dan kepatutan calon tunggal Kapolri di ruang kerja Komisi III DPR RI, Kamis, 23 Juni 2016. Dalam pemaparannya, Tito menjadikan reformasi internal Polri sebagai prioritas utama dari sekian banyak programnya.

"Internal harus lakukan pembenahan. Peningkatan soliditas internal dan peningkatan pelayanan yang belum optimal karena kegagalan internal akan berdampak pada public trust," ujar Komjen Pol. Tito Karnavian di hadapan anggota Komisi III DPR RI.

Uji kelayakan dan kepatutan Tito sebagai calon tunggal Kapolri dibuka oleh Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo dan dihadiri anggota Komisi III DPR dari 10 fraksi. 

Tito tiba di gedung DPR didampingi sejumlah pejabat tinggi Polri bintang dua dan tiga, satu jam sebelum uji kelayakan dan kepatutuan dimulai. Penunjukkan Tito sendiri sebagai calon Kapolri sempat dipersoalkan sebagian pihak karena melompati bintang tiga lain yang secara usia lebih senior darinya.

10 poin program kerja yang dipaparkan oleh Komjen Tito Karnavian dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri, antara lain:
1. Reformasi internal Polri
2. Peningkatan pelayanan publik bebas calo berbasis IT
3. Penanganan kelompok radikal
4. Peningkatan profesionalisme Polri
5. Peningkatan kesejahteraan Polri
6. Penataan kelembagaan
7. Penguatan Harkamtibmas
8. Peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat
9. Penindakan yang lebih profesional dan berkeadilan
10. Penguatan pengawasan internal dan eksternal

Rencananya, hasil uji kelayakan dan kepatutan akan diputuskan Kamis malam. Hasilnya kemudian akan dibahas dalam rapat Badan Musyawarah DPR untuk diambil keputusan dalam rapat paripurna DPR. Sidang paripurna akan digelar Selasa pekan depan, 28 Juni 2016.

Komjen Pol. Tito Karnavian diajukan sebagai calon tunggal Kapolri oleh presiden Joko Widodo untuk menggantikan posisi Jenderal Polisi Badrodin Haiti yang akan pensiun. 

Rabu siang, 22 Juni 2016, Komisi III DPR RI telah berkunjung ke kediaman Tito di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan rangkaian dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri.

Sebelumnya, Komisi III juga telah mengundang Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk memberikan masukan soal rekam jejak Tito. 

ANGGI YUNIARTI

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments