EDITOR : ABDUL HUDA

23 Juni 2016, 11:00 WIB

DUBAI

Kalau di Indonesia ada tradisi bagi-bagi takjil, di Dubai, Uni Emirat Arab, ada kebiasaan menaruh kulkas di depan rumah selama bulan Ramadan. Tujuannya agar orang yang kurang mampu dan membutuhkan bisa mengambil makanan atau minuman secara gratis untuk berbuka.

Kebiasaan ini sebenarnya sudah dimulai sejak lama di Dubai, tetapi hanya dilakukan satu atau dua orang saja atas kemauan pribadi. Namun tahun ini seorang perempuan berkebangsaan Australia yang tinggal di Dubai, Sumayyah Sayed, membuat sebuah grup di Facebook dengan nama Ramadan/ Sharing Fridges in the UAE. Idenya sederhana, yaitu  mengumpulkan serta memberi tahu orang-orang bahwa ada kegiatan berbagi isi kulkas selama Ramadan di beberapa tempat di Dubai.

Baru dibuat awal Juni lalu, saat ini followers Ramadan/ Sharing Fridges in the UAE sudah mencapai 20 ribu orang.

Saat musim panas, suhu udara di negara-negara Teluk bisa mencapai 45 derajat Celcius. Ramadan/ Sharing Fridges ini tentu sangat membantu para pekerja dan buruh yang mencari makanan atau sebotol air dingin untuk berbuka puasa.

"Mereka hanya begitu bahagia, setiap kali mereka datang dan mendapatkan sebotol air dingin," kata Sumayyah Sayed

Kini, ada lebih dari 90 lemari es yang penuh dengan makanan dan minuman diletakkan di empat kawasan UEA. Semua lokasi seperti Dubai, Ajman, Sharjah, dan Abu Dhabi bisa ditemukan di Google maps.

Gerakan berbagi isi kulkas selama Ramadan ini dilakukan oleh kelompok masyarakat dan relawan di seluruh UEA, yang siap mengisi lemari es hingga 15 kali dalam sehari.

“Karena ini begitu sederhana dan mudah dilakukan, itu sebabnya sangat cepat menyebar dan semua orang ingin melakukan sesuatu. Ini memicu emosi orang, seperti saya dapat membantu orang dengan hanya menempatkan lemari es dan semua orang akan memberikan kontribusi,” tambah Sayed.

Perusahaan besar juga tak mau ketinggalan ikut serta dalam gerakan sosial ini, dengan mengirimkan truk penuh makanan. Jadi jangan heran saat Ramadan di UAE, kamu akan melihat lemari es penuh dengan botol air dingin, jus, buah, sayur, yoghurt, keripik, bahkan makanan panas ada di pinggir jalan.

Fikra Boukouayel adalah orang pertama yang meletakkan lemari es di luar rumahnya. Ia memilih melakukan kegiatan ini di bulan Ramadan karena suatu alasan. "Dalam Ramadhan orang memiliki banyak sisa makanan. Dan kami tahu banyak orang memiliki banyak sisa makanan setelah berbuka puasa, jadi kami pikir mengapa tidak meletakkan kulkas di mana orang bisa membawa makanan dan bukan membuang makanan, " tutur Fikra.

Inilah indahnya Ramadan selalu ada jalan dan alasan untuk berbuat kebaikan bagi sesama. Semoga kamu juga bisa melakukan hal yang sama untuk orang yang membutuhkan ya.

 

APTN

 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments