EDITOR : DEWI RACHMAYANI

23 Juni 2016, 03:05 WIB

AMERIKA SERIKAT

Angelina Jolie Pitt dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry hadiri acara buka puasa Senin, 20 Juni 2016 di masjid di Sterling, Virginia, Amerika Serikat. Di acara ini, Jolie ungkap bahwa Amerika kian menemukan kekuatan dalam perbedaan setelah kasus penembakan Orlando. Penembakan Orlando berlangsung 12 Juni 2016 di kelab Pulse. Tragedi ini menewaskan 50 orang, menjadikannya pembunuhan massal terbesar dalam sejarah Amerika sejak 11 September 2001. Pelaku penembakan adalah Omar Mateen, pria kelahiran New York keturunan Afghanistan. Selama penyanderaan para pengunjung kelab Pulse, dalam proses negosiasi dengan polisi, Omar sempat mengklaim dirinya sebagai tentara Islam. Oleh segelintir pihak, ini dijadikan senjata untuk menyudutkan umat muslim di Amerika Serikat.

“Kekuatan adalah saat kita berhasil memisahkan orang-orang yang memilih jalur kekerasan ekstrem atas nama agama, membedakan mereka dengan jutaan orang lain yang memeluk agama yang sama namun memeluknya dengan indahnya,” papar Jolie.

Angelina Jolie Tanggapi Penembakan Orlando, 20 Juni 2016 (APTN)

 

Jolie, memang terkenal sebagai selebriti Hollywood yang peduli terhadap berbagai tragedi yang terjadi di dunia. Oleh Badan Perserikatan Bangsa-bangsa, Jolie bahkan diangkat sebagai duta khusus untuk pengungsian.

Saat ini, Jolie berbicara terkait Orlando. Sebelumnya di 2015, ia telah menyuarakan kepada dunia tentang berbagai peristiwa memilukan lainnya. Tahun lalu, Jolie mengunjungi Khanke, lokasi pengungsian korban konflik di Irak. Saat itu, Jolie membesuk wanita dan anak-anak korban kekerasan kelompok militan ISIS.  Jolie mengajak warga dunia bersatu membantu pengungsi korban perang.

Angelina Jolie Temui Pengungsi Irak (UNHCR/O.Laban-Mattei)

 

Di 2014, Jolie juga hadir di pertemuan tingkat tinggi di London, Inggris tentang pemerkosaan dalam perang. Pertemuan tersebut dihadiri 140 negara. Poin utama pertemuan, menentang segala bentuk kekerasan seksual di zona perang. Hasil pertemuan disosialisasikan di lembaga pendidikan militer semua negara. Dan Jolie, kembali menyerukan kepada dunia untuk bersatu melawan kejahatan ini, “Bukan hal yang memalukan menjadi seorang korban pemerkosaan. Aib seharusnya ditanggung oleh pemerkosa. Kita harus bekerja sama dengan cara baru lintas batas dan agama, seluruh rakyat dan pemerintah dari berbagai negara bersatu mengatasi masalah ini. Pada akhirnya, kita akan bisa mengakhiri pemerkosaan sebagai senjata perang untuk selamanya. Kita semua dapat melakukan ini.”

 

Jolie Rangkul Dunia untuk Peduli Terhadap Pengungsi (UN/Eskinder Debebe)

 

Jolie, nama besar dalam dunia film Hollywood, telah memberikan hatinya kepada mereka yang teraniaya di dunia ini. Dengan kelembutan sosoknya, Jolie juga mencoba merangkul dunia untuk bersama-sama peduli terhadap mereka yang terlupakan, demi hadirnya dunia yang lebih baik.

APTN

 

 

 

 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments