EDITOR : DEWI RACHMAYANI

22 Juni 2016, 10:55 WIB

JAWA TENGAH, INDONESIA

Kayu biasa digunakan untuk membuat lemari, meja dan beragam furnitur lainnya. Tapi di Solo, Jawa Tengah, kayu dikreasikan menjadi kacamata. Yang punya ide, namanya Yoga. Dia pendiri kacamata kayu yang diberi label Eastwood.

Uniknya, kayu yang dipakai berasal dari limbah produksi. “Kami lahir dari proyek eksperimen. Yang kami lakukan adalah mengembangkan produk dengan konsep daur ulang. Dari sekian banyak materi, muncul ide menarik bagi kami yaitu membuat kacamata kayu,” tutur Yoga kepada NET Citizen Journalist, Gigih Putra Pratama.

Caption

 

Kayu yang dipakai, kayu sonokeling yang merupakan kayu andalan Indonesia. Kayu sonokeling unggul karena seratnya yang indah. Semakin tua umur kayu, semakin mahal harganya. Kayu sonokeling juga terkenal tahan rayap dan jamur pembusuk kayu lainnya. Harga kacamata sonokeling, dibanderol mulai 400 ribu rupiah.

Kacamata produksi Eastwood dibuat sejak 2013. Selama 3 tahun telah menerima pesanan dari Jawa, Bali dan negara lain. Lewat Eastwood, Yoga tak hanya mengajak masyarakat tampil trendi, tapi juga kian mencintai lingkungan dengan memanfaatkan bahan limbah.

CITIZEN JOURNALIST: GIGIH PUTRA PRATAMA

 

 

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments