hero
Tito Karnavian.

EDITOR : TITO SIANIPAR

17 Juni 2016, 06:10 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Komisaris Jenderal Tito Karnavian jadi pusat sorotan publik. Pencalonannya sebagai Kepala Kepolisian RI menuai reaksi dari berbagai pihak dan tokoh nasional. Mulai dari Presiden Joko Widodo hingga Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Secara garis besar, tidak ada komentar negatif soal sosok yang kini menjabat Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ini. Salah satu yang jadi sorotan adalah relasi senior junior di tubuh kepolisian jika Tito jadi Kapolri.

Tito yang berusia 51 tahun adalah angkatan 1987 Akademi Kepolisian. Ia melompati senior-seniornya yang kini masih aktif. Bahkan ada tujuh jenderal bintang tiga yang dilampauinya.

Berikut ini adalah komentar berbagai pihak atas sosok Tito, calon Kepala Polri.

"Saya berharap Tito nantinya dapat meningkatkan profesionalisme Polri sebagai pengayom masyarakat. Juga memperbaiki kualitas penegak hukum, terutama pada kasus narkoba, terorisme, dan korupsi. Saya meyakini beliau punya kemampuan cerdas, kompetensi yang baik. Kami berharap DPR segera memproses." Presiden Joko Widodo.

"Terkait perbedaan angkatan itu tidak ada masalah. (Soal usia yang muda) apabila tidak ada halangan, maka dapat menjalankan tugas yang demikian panjang. Tapi tentu semua berpulang pada user: Bapak Presiden." Juru Bicara Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar.

"Beliau punya gelar PhD dari Nanyang University, Singapura. Yang kedua juga memiliki track record yang oke. Pernah dua kali mendapat kenaikan luar biasa artinya secara prestasi lebih moncer. Mungkin karena itu pula Presiden berpikir ambil yang paling muda sekalian. Dengan pertimbangan bahwa dia punya masa pensiun lebih panjang, dan dengan begitu menyusun program juga lebih komplit." Adrianus Meliala, Anggota Ombudsman RI dan bekas Anggota Kompolnas.

BACA JUGA:
Di Bawah Pusaran Teuku Umar
Tito Karnavian: Senioritas Penting, Tapi...
Kepala Polri Akui Kemampuan Tito
Ini 'PR' Calon Kapolri dari Presiden Jokowi
Enam Fakta Menarik Calon Kapolri Tito Karnavian

"Ini merupakan sebuah ice breaking atau terobosan baru. Selama ini orang berpikir ada urut-urutan kacang berdasarkan senioritas. Sekarang sekian generasi terpangkas, maka akan terjadi perlombaan yang mudah-mudahan positif. Walaupun junior kalau memang berprestasi kenapa tidak." Alfon Loemau, purnawirawan dan pengamat kepolisian.

"Prestasinya boleh dibanggakan. Dia jenderal yang pernah ikut turun langsung menangkap teroris, menembak teroris, dan segala macam. Jadi kalau soal pengalaman dia baik." Ichsan Soelistio, Anggota Komisi III Fraksi PDI Perjuangan.

"Saya kira regenerasi tidak ada urusan panjang dan pendek. Perlu percepatan dan regenerasi suatu organisasi saya kira tidak apa-apa. Yang penting ada tujuannya untuk kebaikan organisasi itu sendiri, termasuk kebaikan negara dan bangsa ini. Dalam sistem penegakan hukum saya kira Pak Tito punya kemampuan." Komisaris Jenderal Budi Waseso, Kepala Badan Narkotika Nasional.

"Kalo cocok ya cocoklah. Bintang tiga, gelar PhD. Saya saja nggak sepintar itu. Dia menulis banyak buku, pemahamannya bagus, dan cepat. Di Papua dia tegas, datang ke kampung-kampung selama dua tahun. Orang Papua welcome sama dia." Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Gubernur DKI Jakarta.

"Nampaknya landai. Semua pihak menerima, parlemen juga tidak nampak ada suara-suara yang aneh. Jadi artinya apa, artinya memang Pak Tito ini memang layak dan pantas untuk jadi Kapolri." Aboe Bakar Al-Habsy, Anggota Komisi III Fraksi PKS.

TIM LIPUTAN NET

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments