EDITOR : DASNITA M. SINAGA

16 Juni 2016, 11:02 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

 Berkreasi dengan membuat video memang menyenangkan, apalagi jika video yang kita buat ditonton jutaan orang. Nggak hanya populer, penghasilan puluhan juta rupiah pun bisa kamu dapatkan.

Tapi untuk membuat video kreatif disukai banyak orang nggak gampang lho!

Menurut Director video kreator Last Day Production (LDP) Listia Magdalena, ia dan timnya harus mengikuti tren kehidupan sosial anak muda. Kemudian menerjemahkannya dalam bentuk video kreatif. "Kaya misalnya lagi tren gua mah gitu orangnya atau jomblo langsung cepat-cepat bikin videonya." ujar perempuan berkulit putih ini.

Untuk menjaga viewers tetap menonton karya LDP, mereka juga rutin membuat video kreatif dan mengunggahnya setiap 7 hingga 10 hari.

Nah untuk urusan bisnisnya, CEO online video multi channel network Layaria Dennis Adhiswara, punya cara untuk mengembangkan kreatifitas kreator video online di Indonesia. "kita guide mereka untuk bagaimana lebih aktif berkarya sesuai dengan passion mereka. Lalu kita juga jembatani mereka klien, brand, agar mereka tetap bisa mendapatkan penghasilan dari situ juga." ujar pemeran karakter Memet di film AADC ini.

Karena salah satu tujuannya adalah berbisnis, maka konsep, teknik pengambilan gambar, hingga akting pemeran video kreatif, harus dirancang dengan serius.

Meski bebas brekreasi ada aturan jelas yang harus dipatuhi. Video yang diunggah harus berupa video yang berisi hal wajar dan tidak berbau suku, agama, ras dan aliran atau SARA. Sebagian besar video yang tentang kehidupan sehari-hari yang bersifat lucu dan menghibur.

Menurut salah satu kreator video kreatif, Eno Bening, bisnis video online lebih mudah dilakukan ketimbang bisnis yang lain. "kalo mau bikin di TV aku harus propos dulu, aku harus siapin kamera, tripod, studio, lighting, orang-orang, ijin usaha. Kapan mulainya? Akhirnya  dengan kemajuan jaman ada youtube. Bahkan dengan kamera HP atau DSLR kita udah bisa bikin bikin karya”, tutur pria berambut ikal ini.

Kreator yang mempunyai follower lebih dari 10.000 serta aktif membuat video lucu nan kreatif akan mendapatkan perhatian lebih dari toko atau perusahaan yang ingin memasarkan produknya pada masyarakat.

Melalui media sosia ini pula para kreator video mendapatkan kerjasama dengan perusahaan komunikasi dan asuransi, dengan nilai belasan hingga puluhan juta rupiah.

Pengamat Ekonomi, Rhenald Kasali, mengakui adanya potensi bisnis bagi para kreator video kedepannya. " Dengan kreatifitas yang dimiliki generasi muda sekarang, pelaku usaha memerlukan mereka sebagai media yang mempunyai komunitas besar dengan daya pengaruh yang kuat." jelasnya.

Membuat karya pribadi yang lucu dan menghibur terbukti tak hanya dapat menyalurkan kreatifitas dan mendapatkan ketenaran. Tapi juga sebagai ajang berbisnis. So, siap untuk mencoba bisnis video kreatif online?

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments