EDITOR : ABDUL HUDA

12 Juni 2016, 18:30 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Teknologi rumah pintar hadir di Indonesia. Dengan mengusung konsep Internet of Things, rumah pintar diperkenalkan untuk memudahkan para penghuni beraktivitas. Selain berteknologi tinggi bangunan ini juga mengutamakan keamanan. Hebatnya, rumah pintar dirancang oleh perusahaan pengembang teknologi asal Indonesia, Augmented Reality & Co.

Berbagai peralatan seperti lampu, televisi dan pendingin ruangan terintegrasi dengan teknologi chip dan jaringan internet. Penghuni rumah hanya perlu mengunduh aplikasi Chestron di IOS, selanjutnya semua perangkat  dapat dikendalikan melalui smartphone.

Digital Dressing Room, November 2015 (Alfa Reza)

Dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan, penghuni dapat mengontrol segala aktivitas yang terjadi di dalam rumah meski sedang berada di luar. Para pelanggan juga tidak perlu khawatir, rumah canggih ini tetap bisa dioperasikan secara manual tanpa terhubung koneksi internet.

Berikut berbagai inovasi yang bisa ditemukan pada teknologi rumah pintar:

1. Smart Security System

Untuk meningkatkan keamanan, pemilik dan tamu yang berkunjung harus memiliki kartu dan sandi khusus untuk memasuki rumah.

2. Smart Energy Management

Apabila ruangan sedang tidak digunakan, secara otomatis feature dalam aplikasi akan beralih ke mode hemat energi.

3. Digital Dressing Room

Melalui ruang ganti digital, penghuni rumah dapat berganti baju secara virtual. Baju-baju virtual ini merupakan baju yang terdapat di lemari yang telah melalui proses screening di aplikasi .

4. Digital Game Room

Selain perlengkapan rumah tangga, rumah pintar juga menyediakan ruang bermain berteknologi tinggi. Permainan yang disediakan antara lain printer 3 dimensi dan permainan tembak digital.

Sayangnya, di Indonesia kehadiran rumah pintar belum bisa dimanfaatkan secara optimal. Pasalnya pengoperasian rumah ini membutuhkan sambungan internet berkekuatan super cepat.

 “Kalo pemasarannya kita kurang lebih sudah ke hotel dan apartemen. Tapi ya balik lagi, di Indonesia masih terkendala dengan jaringan internet yang belum stabil,” ujar Juliwina, Manager Proyek Augmented Reality & Co kepada NET.

Digital Game Room, November 2015 (Alfa Reza)

Jika jaringan internet super cepat sudah tersedia, pihak pengembang yakin rumah pintar dapat diaplikasikan di rumah-rumah pribadi di seluruh Indonesia. Dijual mulai harga Rp 100 juta, konsumen dapat memilih berbagai perangkat yang ada di rumah pintar.

Reporter : Yufienda Novitasari

 

 

9

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments