EDITOR : ADRIAN ZAKHARY

11 Juni 2016, 00:05 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Dalam Islam, wanita hamil dan menyusui diperbolehkan tidak berpuasa Ramadan. Namun jika ingin tetap menjalankan ibadah puasa, kondisi kesehatan tentu harus diperhatikan oleh keduanya.

Bagi wanita karir seperti Sharaeka Pratiwi, usia kehamilan yang menginjak 4 bulan tak menghalangi niatnya untuk berpuasa penuh pada bulan Ramadan. “Bulan puasa ini Inshaallah saya tetap merencanakan ibadah puasa. Karena saya sudah konsultasi dengan dokter,” ujar Sharaeka saat ditemui NET di kantornya, 9 Juni 2016.

Pada pekan pertama puasa, ia tak menemui kendala. Meski pusing dan lemas, Sharaeka merasa yang dialami masih dalam batas wajar.

Menurut dokter spesialis kandungan Ina Damayanti, saat menjalankan ibadah puasa ibu hamil tidak boleh kekurangan jumlah kalori. "Jadi ibu hamil boleh berpuasa. Namun makanan yang dimakan sama dengan saat tidak berpuasa,” kata dia. Sehingga saat sahur dan berbuka, jumlah asupan makanan tetap sama seperti hari biasa. 

Walau beberapa kondisi tidak memungkinkan, tapi banyak juga ibu hamil yang tetap memaksakan puasa selama bulan Ramadan. Nah, bagi yang memiliki masalah kekurangan air ketuban disarankan mengonsumsi cairan sebanyak 2-3 liter dalam bentuk air mineral dan jus buah setiap hari.

Tak jauh berbeda dengan ibu hamil, puasa juga tak wajib bagi ibu menyusui. “Ibu dianjurkan untuk tetap memberikan ASI-nya asal saat puasa itu tetap ia makan dengan jumlah kalori dan cairan yang cukup,” ujar Ina.

Menurutnya, perbedaan signifikan komposisi ASI antara hari biasa dan puasa hanya dalam jumlah cairannya. “Tapi dari komposisi gizinya sebetulnya tidak ada perubahan yang bermakna, tetap sama terutama dalam hal karbohidrat, vitamin, mineral,” tambah dokter spesialis kandungan ini.
 

Ummi dan keempat anaknya. (NET/Ari Priambodo)


Bagi Ummi Kaltsum yang tengah menyusui anaknya, menyesuaikan kondisi tubuh dan tidak memaksakan untuk berpuasa adalah yang terpenting. “Kalau saya memang dirasa hari itu lemas banget, nggak kuat, atau adek lagi nggak enak badan, memang dibolehkan tidak berpuasa. Dilihat saja kondisinya, kuat ya diteruskan, kalau nggak kuat ya enggak (puasa),” tutur ibu 4 orang anak ini.

Untuk menjaga kualitas ASI, ibu muda berusia 35 tahun ini punya trik khusus. “Kalau saya minum booster juga, minum madu. Saat berbuka makan yang agak berat, kalau saya biasanya takjil dulu agak banyakan, lalu minum air yang banyak.”

Nah moms, tetap berpuasa saat hamil dan menyusui? Kenapa tidak. Asal ingat, jangan pernah lewatkan mengonsumsi buah, sayur dan makanan bergizi lainnya. Hindari juga minuman bersifat diuretik atau cepat memicu buang air kecil, seperti kopi dan soda. Dan jangan lupa berkonsultasi dengan dokter. Ibadah lancar, buah hati pun tetap sehat!

Adrian Zhakary | Fransisca Wuri

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments