hero
Surat Kemendari Salah Ejaan, 7 Juni 2016. (Dok. Istimewa)

Mendagri Sebut Insiden Surat KPK Sabotase

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

9 Juni 2016, 10:50 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo geram dengan insiden kesalahan penulisan surat yang dikirimkan kementeriannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam surat itu tertulis jika KPK adalah Komisi Perlindungan Korupsi.

Kamis, 9 Juni 2016, Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menyebut jika insiden surat tersebut adalah sabotase.  Pernyataan Tjahjo disampaikan lewat akun twitternya @tjahjo_kumolo. Ada sembilan cuwitan yang disampaikan oleh politisi senior kelahiran Solo, Jawa Tengah ini.

"Insiden salah ketik surat Kemendagri Komisi Perlindungan Korupsi, ini merupakan sabotase di dalam kementerian. #InsidenSurat" tulisnya.

Tjahjo menambahkan jika insiden surat ini sangat memalukan Kemendagri. Untuk itu, sebagai tindakan tegas dan memberikan efek jera pelaku akan segera dipecat dengan tidak hormat.

"Saya memerintahkan kepada Sekjen dan Dirjen Politik, pegawai tersebut harus segera di BAP, dan hari ini segera dipecat tidak hormat. #InsidenSurat" tambahnya.

Pernyataan Mendagri Tjahjo Kumolo, 9 Juni 2016. (Dok. Twitter @tjahjo-kumolo)

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Selasa, 7 Juni 2016 lalu. Surat tersebut terdapat keanehan dibagian penerima surat yakni tertulis 'Kepada Yth. Komisi Perlindungan Korupsi Republik Indonesia di Jakarta'. Ejaan KPK yang benar seharusnya adalah Komisi Pemberantasan Korupsi.

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments