Pengusaha Muda

EDITOR : PUTU DYAH

9 Juni 2016, 12:30 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Pernah mendengar nama Bill Gates, bos Microsoft  atau Larry Page dan Sergey Brin, pendiri mesin pencari Google?  Mereka adalah nama-nama besar yang memulai usahanya sejak masih berstatus mahasiswa.  Mimpi besar dan keberanian merintis bisnis jadi modal mereka untuk ‘tumbuh’. Nah, bagaimana dengan kamu?

Buat sebagian orang, wirausaha menjadi  pilihan diantara kerja di perusahaan ternama, jadi pegawai negeri atau profesi lainnya. Apalagi sekarang ada beragam fasilitas yang memudahkan wirausahawan muda. Termasuk bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM yang menyiapkan bantuan modal hingga Rp 54 milyar pada 2015 lalu. Sekarang, kamu bisa simak tips berikut supaya semakin mantap untuk menjadi pengusaha:

  1. 1. Belum punya modal? Beranikan cari pinjaman

Modal uang tentunya jadi hal awal yang terpikir. Apalagi kalau usaha yang kita rencanakan butuh persiapan uang cukup banyak. Triputra Salim, pemilik Barber Box, meminjam uang orangtua sebagai dana usaha. Pinjaman ini dia pakai untuk menyiapkan tempat potong rambut khusus pria yang dirintis bersama temannya, Emil. Awalnya mereka hanya sanggup menyediakan dua kursi untuk pelanggan. Sekarang Barber Box sudah memiliki 3 cabang di Jakarta serta 2 cabang di Padang dan Palembang. Uang pinjaman dari orangtua pun bisa dikembalikan hanya dalam waktu 6 bulan. 

Triputra Salim, pemilik Barber Box memulai usahanya di usia 21 tahun. (NET | Ramang Praseno)
  1. 2. Modalmu bukan cuma uang

Ada kebutuhan lain yang nggak kalah penting, yaitu jujur dan membangun kepercayaan dengan konsumen. Praktisi bisnis Rhenald Kasali menekankan sikap ini bagi wirausahawan muda. Tanpa kepercayaan, kemajuan usaha kita bisa tersendat. Apalagi kalau sampai ada yang menipu, wah..bisa-bisa kita kehilangan konsumen.

  1. 3. Mulai dari hal yang kamu suka

Suka bikin handycraft? Memasak? Atau modifikasi motor dan mobil? Nah, hal-hal favorit kamu bisa jadi awalan untuk berbisnis. Dengan melakukan sesuatu yang disukai, kita bisa semakin berinovasi. Hal ini juga membangun sikap bersungguh-sungguh karena kita melakukannya tanpa terpaksa.

  1. 4. Manfaatkan  fasilitas gratis di sekitarmu

Jaman sekarang nggak sulit menemukan sarana seperti wifi gratis di kampus-kampus atau tempat umum lainnya. Kita  dapat mengakses informasi apapun dengan  cara browsing  di dunia maya. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan pemasaran kita di media sosial dan  mendekatkan jarak  dengan konsumen.

  1. 5. Tebar pesona  untuk membangun jaringan

Tebarkan pesona usahamu lewat berbagai platform yang ada. Mulai dari media sosial, website dan jangan lupa di dunia nyata. Berikan tampilan menarik untuk menunjukkan kualitas produk atau jasamu. Sementara di dunia nyata, bangun jaringan dan jalin relasi seluasnya agar pikiran kita semakin terbuka.

Jalin relasi lewat teman-teman di sekitarmu. (NET | Ramang Praseno)
  1. 6. Mulai dari sekarang!

Jalani niat wirausaha kita dari sekarang. Usir rasa takut atau pikiran-pikiran yang bikin ragu. Utamakan sikap percaya diri agar bisnis terus berjalan. Kalau kamu suka membaca text book tentang wirausaha, jangan jadikan sebagai panduan utama ya. Setiap orang punya jalannya masing-masing. Gunakan insting kamu untuk mengatasi setiap masalah yang ditemui dalam bisnis.

Kesempatan untuk menjadi pengusaha muda di Indonesia masih terbuka lebar. Idealnya di suatu negara, 2% penduduknya mendapat penghasilan dari usahanya sendiri. Sementara menurut data BPS hingga April 2014,  jumlah wirausahawan Indonesia baru 1,65% dari jumlah penduduk sekitar 245 juta jiwa. Menurut Rhenald Kasali, usaha yang tepat untuk anak muda adalah berdagang bukan membuat. Kenapa? Karena umumnya anak muda dan mahasiswa tidak memiliki banyak waktu untuk membuat barang. Tapi bisa beinovasi dan menjadi perantara dari produsen ke konsumen. Apalagi kampus dan lingkungan sekitar anak muda adalah market besar dengan karakter yang konsumtif terhadap suatu produk.

Kalau sudah berani membuka bisnis, penting bagi kita untuk menjaga konsistensi. Ingat juga, hasil dari kerja kita nggak melulu soal uang. Tapi juga jaringan pertemanan dan pengalaman yang bisa berguna nantinya. Sudah siap membangun usahamu sendiri?

YANA MALIYANA

6

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments