Pemilu Amerika Serikat 2016

EDITOR : FIRZA ARIFIEN

8 Juni 2016, 12:25 WIB

AMERIKA SERIKAT

Setelah memenangkan nominasi bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Hillary Clinton merilis video kampanye baru. Video berdurasi 2 menit 43 detik ini mengusung pesan persamaan hak bagi kaum perempuan.

Bersamaan dengan dirilisnya video ini, Hillary juga mengumumkan bahwa ia akan melanjutkan kampanyenya pekan depan. Yaitu di Ohio dan Pennsylvania, dua negara bagian yang berperan penting dalam Pemilihan Umum Amerika Serikat November mendatang.

Hillary Clinton saat berkampanye di Brooklyn, New York, Selasa, 7 Juni 2016. (APTN)

Menurut laporan kantor berita Associated Press (AP), Hillary Clinton memperoleh 2.383 delegasi mengungguli pesaingnya, Senator dari negara bagian Vermont, Bernie Sanders. Namun kemenangan Hillary ini baru akan dipastikan saat konvensi Partai Demokrat, Juli mendatang. 

Selama 240 tahun negara Amerika Serikat terbentuk, belum pernah ada wanita yang menjadi calon presiden. Dan Hillary Clinton akan mengukir sejarah menjadi calon presiden perempuan pertama di Amerika. 

Hillary Clinton dan suaminya, Bill Clinton. (RETURN OF KINGS)

Hillary memulai karir politiknya ketika suaminya, Bill Clinton, terpilih menjadi Gubernur Arkansas pada tahun 1982. Sejak saat itu publik mulai memperhatikan Hillary sebagai Lady of Arkansas.

Ketika Bill terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat tahun 1993, publik semakin mengenalnya sebagai Ibu Negara. Cobaan sempat menerpa Hillary di tahun 1998. Skandal suaminya, Bill Clinton dengan salah satu pegawai magang Gedung Putih, Monica Lewinsky, terkuak. Akibat perselingkuhan tersebut, karir politik Bill nyaris tamat. Namun Hillary memutuskan memaafkan Bill dan mempertahankan pernikahan mereka hingga kini.

Karir politik Hillary Clinton terus menanjak ketika ia berhadapan dengan Barack Obama pada Pemilu AS 2008. Secara aklamasi, Hillary menyerahkan posisi kandidat presiden pada rekan senatnya ini, yang pada akhirnya memperoleh kemenangan. Sebagai gantinya, Obama menunjuk Hillary menjadi Menteri Luar Negeri dengan masa jabatan mulai Januari 2009 hingga Februari 2013.

Hillary Clinton. (WIKIPEDIA)

Kini langkah Hillary menuju Gedung Putih semakin dekat. Banyak pihak memprediksi, jika Hillary terpilih menjadi capres dari Partai Demokrat, ia akan berhadapan dengan Donald Trump. Trump juga mengklaim telah memenangi pencapresan Partai Republik setelah perolehan delegasinya mencapai batas aman. Kita lihat, siapa kira-kira yang akan menjadi pemimpin Amerika Serikat tahun ini menggantikan Barack Obama.

APTN

 

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments