EDITOR : TITO SIANIPAR

5 Juni 2016, 06:30 WIB

INDONESIA

Satu pesawat bersama orang nomor satu di negeri ini merupakan sebuah pengalaman langka dan memberi kesan cukup mendalam bagi saya. Momen ini terjadi pada bulan September 2015, ketika ditugaskan meliput kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ke Timur Tengah selama 5 hari.

Menumpang Pesawat Kepresidenan BBJ-02, rombongan bertolak dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi. "Nginthil" Presiden otomastis menjadikan saya sebagai tamu negara di negeri orang. Berbagai macam aturan protokoler harus saya patuhi, termasuk ketika menginjakan kaki di dalam pesawat. Berikut fakta-fakta menarik 6 jam terbang bersama Presiden Republik Indonesia ke-7 ini:

​1. Jokowi dan Ibu Negara merupakan orang terakhir yang naik kedalam pesawat

Untuk penerbangan terencana, semua penumpang wajib berada di dalam pesawat 1 jam sebelum take off. Untuk persiapan menaruh barang bawaan ke dalam bagasi dilakukan 6 jam sebelum boarding. Semua dilakukan untuk mengantisipasi jadwal Presiden Joko Widodo yang kerap di luar rencana.

 

 

2. Awak kabin dioperasikan oleh TNI AU

Pesawat Kepresidenan dioperasikan oleh Skadron 17 TNI Angkatan Udara yang bermarkas di Halim Perdanakusuma. Mereka terdiri dari pilot, co-pilot, teknisi dan pramugari. Untuk menjadi awak pesawat BBJ-02 para penerbang dan kru harus melewati tes kebugaran serta kejiwaan ketat di tingkat kesatuan. Jabatan Pilot diemban oleh perwira menengah berpangkat Kolonel atau Letnan Kolonel.

 

Prajurit TNI Angkata Udara bertugas sebagai awak kabin (Dok. Adit)

 

3. Jus kacang hijau

Jus spesial yang tidak akan kita temui di penerbangan manapun. Konon Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono menyukai jus yang disajikan dalam gelas kecil ini. Sejak saat itu Ibu Negara Ani Yudhoyono selalu memesan "jukajo" ke manapun ia bertugas. Hingga era kepemimpinan Presiden Jokowi minuman segar ini menjadi menu wajib yang selalu ada di penerbangan Indonesia-1.

 

Jus Kacang Hijau (Dok. Adit)

 

4. Jokowi kerap menyambangi kabin belakang

Selama 6 jam perjalanan Jokowi terhitung dua kali menghampiri kabin belakang yang ditempati oleh wartawan, Biro Pers Istana, Paspampres serta beberapa tamu undangan yang diajak untuk mengikuti kunjungan kenegaraan. Presiden ke-7 ini memang terkenal dekat dengan wartawan, ia tak pernah canggung menyapa awak media meski hanya untuk bertanya, "Sudah makan apa belum?".

 

Jokowi dan wartawan (Dok. Eko Frima)

 

5. Boarding pass ditulis secara manual

Terdapat petugas khusus dari TNI AU yang mendata manifes pesawat. Secarik kertas berlambang garuda akan dibagikan setelah pencatatan selesai. Terdapat nomor penerbangan Indonesia-1, nama penumpang serta kota tujuan yang ditulis secara manual menggunakan pulpen bertinta hitam, ya itu adalah boarding pass!. Tak jarang kita yang menuliskan sendiri data-data di kertas tersebut.

 

 

6. Kamera Pengawas

Sedikitnya terdapat tiga kamera pengawas di Pesawat BBJ-02 . Uniknya alat tersebut terhubung langsung dengan monitor yang terdapat di bagian belakang kursi penumpang. Masing-masing berada di sayap belakang, kabin tengah dan kaca depan. Kabin tengah merupakan tempat khusus untuk pejabat setingkat menteri. Beberapa tingkah pembantu Jokowi terekam jelas dari mata lensa, satu contoh ketika Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong yang tidak bisa tidur di pesawat, kemudian lembong menggelar kasur khusus yang telah dibawanya ke dalam kabin.

 

 

Aulia Rahmat

 

8

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments