Fenomena Konser Masa Kini

EDITOR : DEWI RACHMAYANI

1 Juni 2016, 13:20 WIB

VERONA, ITALIA

Di tengah konser, penyanyi Adele menegur seorang penggemarnya. Adele ingin penonton menikmati konser tanpa sibuk merekam dengan gadget masing-masing. “Dapatkah kamu berhenti merekam saya dengan kamera itu? Karena saya ada di sini, nyata! Kamu akan lebih menikmati penampilan saya langsung dibandingkan lewat lensa kamera.” Permintaan ini disampaikan Adele langsung dari atas panggung saat ia tampil di Verona, Italia, 29 Mei 2016.

Tak berhenti di situ, Adele pun menambahkan, “Ini bukan DVD, ini pertunjukan langsung”. Adele keberatan dengan aksi penonton yang sibuk merekam dirinya. Menurut Adele, di luar arena konser masih banyak penggemar yang ingin hadir langsung namun tidak mendapatkan tiket.

Fenomena ini, menonton konser sambil merekam, memang mudah ditemui di mana-mana. Beda dengan masa dimana penjualan telepon genggam dengan kamera masih terbatas. Di masa itu, seluruh penonton fokus menikmati live show  yang tersaji di depan mata.

NET3.0 Indonesian Choice Awards, 29 Mei 2016. (NET)

Alasan penonton merekam saat konser berlangsung, beragam. Salah satu yang hobi mengabadikan saat konser berlangsung adalah Maulidha Syaila Putri atau Puput, seorang konsultan IT. Gadis 23 tahun ini sudah menonton lebih dari 10 konser penyanyi mancanegara. Dari setiap konser, ia biasa memotret dan merekam video. Biasanya, ia merekam sekitar 5 lagu yang ia suka. “Capek sih megang HP-nya, tapi saya enjoy-enjoy aja kok nontonnya.”

Puput merekam untuk dokumentasi pribadi agar kelak dapat kembali ia nikmati. Walau pada kenyataannya, video-video yang tersimpan di HP-nya jarang ia tonton ulang.

Alasan Adi Pratomo yang baru saja lulus dari fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran, Bandung, beda lagi. Terakhir sambangi konser musik, Mei 2016. Saat itu ia menonton grup band asal Australia,  Tame Impala beraksi di Senayan, Jakarta. Di setiap konser, Adi biasa merekam sekitar 5 lagu. Sebagian, ia unggah ke Instagram-nya.

Alasan Adi merekam konser-konser yang ia hadiri yaitu untuk berbagi dengan orang lain. “Soalnya momennya jarang, belum tentu ada lagi. Juga supaya teman-teman yang nggak nonton bisa ikut lihat.”

Di sisi lain, penonton yang enggan merekam dengan gadget saat konser berlangsung juga punya alasan sendiri. Seperti Ilhamd Fithriansyah, 41 tahun. Manajer perusahaan kelapa sawit ini terakhir menonton konser 2012 lalu saat Guns N' Roses manggung di MEIS, Ancol, Jakarta. Buatnya, menyaksikan pertunjukan sambil merekam dengan gadget dapat mengganggu penonton lain. Selain itu, juga karena ia ingin total menikmati pertunjukan. “Kalo ngerekam malah sibuk sama zoom in zoom out, atur framing, jadi malah sayang gak bisa menikmati show-nya.”

Tiap orang, punya cara sendiri menikmati live concert. Dan apapun caranya, sah-sah saja selama tidak mengusik penonton lain. Namun, bintang di atas panggung pun ternyata punya pendapat sendiri tentang fenomena ini. Seperti kata Adele di penghujung Mei lalu, “Dapatkah kamu berhenti merekam saya dengan kamera itu? Karena saya ada di sini, nyata!”

APTN | Dec

7

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments