Orangutan Korban Kabut Asap

EDITOR : ADRIAN ZAKHARY

30 Mei 2016, 22:15 WIB

KALIMANTAN BARAT, INDONESIA

Bencana kabut asap yang melanda Indonesia 2015 lalu masih menyisakan cerita. Setelah orangutan bernama Desi dan Susi dilepasliarkan, kini giliran Jambu yang menghirup udara segar di hutan lindung Gunung Tarak, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Senin, 30 Mei 2016. 

"Jambu adalah satu dari sekian banyak korban kebakaran hutan tahun lalu. Kita selamatkan Jambu pada Desember 2015. Saat itu kondisi Jambu sedikit memprihatinkan," ujar Manajer Perawatan Satwa YIARI drh. Ayu Budi Handayani.

Pelepasliaran orangutan ini dilakukan oleh Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalimantan Barat.

Saat diselamatkan, di dalam tubuh Jambu bersarang peluru senapan angin. "Jambu memiliki lebih dari 10 (peluru) di dalam tubuhnya. Kedua kakinya juga tidak berfungsi optimal," tambah Ayu.

Setelah direhabilitasi dan dinyatakan siap kembali ke alam, Jambu pun dilepasliarkan. Seperti pelepasliaran orangutan lainnya, proses pengangkutan Jambu yang berbobot 79 kilogram ini dilakukan dengan cara membiusnya terlebih dahulu. Rute yang ditempuh dari pusat rehabilitasi menuju hutan memakan waktu 3 jam dengan berjalan kaki.

Meski telah dilepas kembali ke alam, tim medis tetap bisa memantau perkembangan Jambu. Yakni melalui alat radio tracking monitoring atau transponder yang terpasang di tubuh Jambu.

Reporter: Tim Liputan

75

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments