hero
Ilustrasi salah satu mobil listrik. (www.nissan.co.uk)

EDITOR : TITO SIANIPAR

29 Mei 2016, 14:51 WIB

JEPANG

Perkembangan mobil hybrid di dunia otomotif, membuat pengembangan mobil bertenaga listrik semakin maju. Produsen yang berlomba-lomba membuat mobil listrik, mesti diimbangi dengan infrastruktur pengisian bahan bakar listrik. 

Di Jepang fasilitas pengisian listrik ini sudah melebihi jumlah pengisian bahan bakar fosil. "Saat ini Jepang memiliki 40 ribu stasiun pengisian ulang mobil listrik yang tersebar di seluruh Jepang. Sedangkan SPBU hanya 35 ribu," seperti hasil riset perusahaan otomotif Nissan, yang dirilis Guardian, Jumat, 27 Mei 2016 lalu.

Amerika Serikat hanya memiliki 9 ribu stasiun pengisian ulang energi listrik, dibanding 114 ribu SPBU. Di Eropa, pos pengisian listrik juga masih sangat terbatas. Jepang merupakan negara yang paling maju untuk menggunakan tenaga listrik ini. Selain infrastruktur pengisian itu, pemerintah Jepang juga memberikan subsidi bagi warganya yang membeli mobil listrik. 

Infrastruktur ini merupakan salah satu faktor pendorong agar konsumen mau beralih ke mobil hybrid. “Elemen terpenting dari pertumbuhan pasar adalah pembangunan infrastruktur pengisian mobil listrik,” kata Chief Finance Officer Nissan, Joseph G. Peter.

Reporter: Diyas Pradana

9

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments