hero
Apocalypse, mutan tertua yang bangkit di film X-Men: Apocalypse. (Foto: Fox Movies)

EDITOR : PUTU DYAH

26 Mei 2016, 14:22 WIB

INDONESIA

Apocalypse (Oscar Isaac), mutan yang hidup sejak 3600 SM, bersiap menambah kekuatan dirinya lewat transfer energi dari mutan lain. Di tengah upacara, hadir para pemberontak yang menggagalkan niat Apocalypse. Manusia berkekuatan super ini pun terkubur dalam piramida di Mesir.  

Permainan efek dan backsound jadi kekuatan yang mengawali film X-Men: Apocalypse dengan apik. Penonton dibuat terpana oleh adegan pembuka yang menghadirkan suasana Mesir masa lampau. 

Suasana kemudian beralih ke zaman modern yang diisi mutan masa kini. Mereka hidup bebas, ada juga yang bersekolah di tempat Profesor Charles Xavier (James Mc Avoy). Termasuk mutan-mutan baru seperti Cyclops (Tye Sheridan), Jubilee (Lana Condor), Nightcrawler (Kodi Smit-McPhee), Storm (Alexandra Shipp), dan Jean Grey (Sophie Turner). Mereka dilatih agar bisa mengendalikan kekuatannya di tengah masyarakat.

Keadaan damai terguncang ketika Apocalypse bangkit dari kuburnya. Dia merekrut empat mutan, yaitu Storm, Psylocke, Angel, dan Magneto. Mereka menggabungkan kekuatan untuk menghancurkan kehidupan manusia dan membangun peradaban baru. Di saat inilah, Profesor Charles dan rekan-rekannya harus beradu kekuatan dengan gerombolan Apocalypse demi keselamatan dunia. 

Di film ini Sutradara Bryan Singer dan produser Simon Kinberg tidak hanya menyajikan petualangan fantasi. Mereka juga menambah unsur drama di tengah cerita. Misalnya saat Magneto kehilangan istri dan anaknya yang terbunuh polisi. Dan waktu mutan yang ada di kelompok Apocalypse ini, harus berhadapan dengan sahabat lamanya, Profesor Xavier. Drama yang ditampilkan tidak menghilangkan keseruan perlawanan antara kelompok Apocalypse dan Profesor Xavier. 

X-Men: Apocalypse menggunakan alur maju dari masa lampau dan masa kini.  Karakter dari seri X-Men lain yaitu Wolverine, ikut hadir sebagai cameo di tengah cerita. Tanpa perlu menonton film sebelumnya, kita tetap bisa menikmati cerita Apocalypse. Namun penonton harus betah menyaksikan sinema berdurasi cukup panjang ini, yaitu selama 2,5 jam.

Secara keseluruhan, film yang telah dirilis di sejumlah negara Asia dan Eropa ini menuai banyak pujian. Seperti dilansir situs IMDB, X-Men: Apocalypse mendapat rating  7,6 dari 10 bintang.  Sementara situs Metacritic menempatkan X-Men:Apocalypse di posisi kedua dari film superhero lain yang rilis tahun 2016. Film ini mendapat angka 52  dari total nilai 100. Posisi pertama diduduki film Captain America: Civil War yang meraih nilai 75. Dan di tempat ketiga, ada Batman VS Superman: Dawn of Justice dengan nilai 44. 

'Only the strong will survive' jadi jargon seri Apocalypse. Tapi hingga akhir cerita tidak ada tokoh yang menonjol karena setiap pertarungan mengutamakan kerjasama antar karakter. Seperti film-film superhero lainnya, kita bisa menebak pemenang akhir dari duel kelompok Apocalypse dan Profesor Xavier. Adegan di akhir film juga menjadi jembatan yang mengantar ke X-Men seri selanjutnya. Dan Marvel ingin terus menjual tren sekuel ini. 

Read More in This Story

NONTON FILM INI BIAR KEKINIAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments