hero

EDITOR : TITO SIANIPAR

24 Mei 2016, 16:49 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Badrodin Haiti mengatakan masih berkoordinasi dengan otoritas Singapura terkait perburuan Ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur La Nyalla Mattalitti. Badrodin mengakui ada beberapa hambatan yang menyulitkan.

"Polisi sudah ada di sana (Singapura)," kata Badrodin saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa, 24 Mei 2016. "Negara lain, kalau kami tidak tahu persis tempatnya dimana, mereka tidak mau membantu," tambah Badrodin.

Selain itu, tambah Badrodin, perbedaan sistem hukum Indonesia dan Singapura juga merupakan salah satu faktor yang turut menyulitkan aparatnya. "Sangat tergantung political will. Soalnya tidak hanya polisi yang punya otoritas," kata Badrodin.

La Nyalla masih diburu Kejaksaan Tinggi Jawa Timur terkait dugaan korupsi dana hibah Kadin Jawa Timur. Senin, 23 Mei 2016 kemarin, La Nyalla kembali memenangkan gugatan pra peradilannya terhadap penetapan status tersangka tersebut. Kemenangan pertama sidang pra peradilan juga diraup La Nyalla pada April lalu.

La Nyalla ditetapkan kejaksaan sebagai tersangka pada 16 Maret 2016, terkait dugaan korupsi dana hibah Kadin Jawa Timur untuk membeli saham perdana Bank Jatim senilai Rp 5,3 miliar pada 2012. Selain korupsi, kejaksaan juga menjerat La Nyalla dengan pasal pencucian uang atas dana hibah tersebut.

La Nyalla yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI, kabur ke Singapura setelah ditetapkan sebagai tersangka. Kejaksaan kemudian menempatkan La Nyalla dalam daftar pencarian orang dan meminta bantuan kepolisian.

ANNISA VIKASARI

 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments